Laporan Wartawan TribunTravel.com, Wahyu Vitaarum
TRIBUNTRAVEL.COM - Satu hal yang nggak bisa lepas dari kegiaatan traveling adalah hunting makanan yummy di destinasi traveling.
Tapi, bikin bikin sebel nggak sih, saat kamu pesan makanan tapi yang datang nggak sesuai harapan ataupun salah.
Yups, udah jelas bikin cranky dan nafsu makan jadi berkurang dong ya.
Eits, kamu bakalan mikir dua kali lipast saat memutuskan untuk makan di sebuah restiran kece di Jepang yang bernama Maggie's Tokyo.
Restoran yang punya konsep unik yaitu pop-up restaurant dengan menghadirkan banyak event dan kejutan seru setiap bulannya guys.
Apa yang unik di Maggie's Tokyo ini guys?
Well, kalau di restoran lain selalu memarahi pegawainya yang salah memberikan makanan kepada pelanggan, berbanding terbalik dengan di Maggie's Tokyo.
Pop-up restaurant ini malah melegalkan salah pesan untuk setiap pelanggan yang datang.
Kerennya lagi, sang pemilik resto mempekerjakan pelayan yang mengidap Demensia guys.
Demensia merupakan suatu kondisi yang membuat kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran, ditandai dengan sering lupa, keliru, dan labil.
Uniknya bukanlah cewek-cewek muda yang dipekerjakan di sana melainkan para nenek tua yang mengidap demensia.
Makan di restoran ini bakalan memberikan satu pengalaman menarik yang unik dan nggak mudah kamu lupakan seumur hidup loh.
Hal tersebut telah dibuktikan oleh seorang food blogger Mizuho Kudo mengunjungi The Restaurant of Order Error ini dan responnya kaget luar biasa.
Mizuho Kudo awalnya memesan hamburger tapi akhirnya yang datang nggak sesuai pesanan yaitu seporsi pangsit gyoza yummy abis.
Waalaupun telah melakukan kesalahan para waiters demensia ini tetap ramah melayani pelanggan dan bertindak biasa aja seperti nggak terjadi apa-apa.
Nah, setelah percobaan dengan memperkerjakan para lansia demensia dari 2 Juni sampai 4 Juni 2017, renacananya sang pemilik akan membuat project baru lagi guys.
Pencetus restoran pop-up, Maggie's Tokyo ini merencanakan acara keren lain dalam waktu dekat bertepatan dengan Hari Alzheimer Sedunia yang jatuh pada 21 September.