Breaking News:

Dibilang Doyan Makan, Inikah yang Selalu Dicari "Millennial Traveler" Saat Liburan?

Istilah 'eat like a local' sepertinya memang melekat dengan kebiasaan millennial travel atau turis usia muda saat liburan.

nationalgeographic.com
Ceviche, makanan lokal khas Peru. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Istilah 'eat like a local' sepertinya memang melekat dengan kebiasaan millennial travel atau turis usia muda saat liburan.

Selain menjelajahi alam, millennial traveler umumnya mengeksplorasi sebuah destinasi dengan mencicipi makanan lokalnya.

Baca: Bukan Sekadar Liburan, Millennial Traveler Melakukan Traveling Karena Hal Ini

Hal ini dibuktikan oleh platform reservasi akomodasi online, Agoda, yang melakukan riset terhadap 1.000 millennial traveler Indonesia berusia 25-34 tahun.

Riset tersebut menunjukkan sebanyak 36 persen dari 1.000 responden melakukan kegiatan makan setelah check in di penginapan.

Makanan kaki lima
Makanan kaki lima (seattleglobalist.com)

"Survei tersebut dengan jelas menunjukkan pergeseran besar dari pendekatan perjalanan yang berbeda dibandingkan yang terjadi di masa lalu," kata Gede Gunawan, Country Director Agoda International Indonesia.

Dalam rilis yang diterima TribunTravel, Rabu (18/5/2017), millennial traveler Indonesia mengungkapkan bahwa mereka selalu mencari makanan saat liburan.

Dari berbagai jenis makanan yang ada di destinasi liburan, millennial traveler memilih makanan lokal khas dari daerah yang sedang mereka singgahi.

Terbukti, sebanyak 64 persen dari 1.000 responden menyatakan mereka selalu mencari makanan kaki lima yang menurut mereka lezat.

Bananaque, pisang goreng khas Filipina yang merupakan street food di negara tersebut.
Bananaque, pisang goreng khas Filipina yang merupakan street food di negara tersebut. (Tribun Travel/Sinta Agustina)

Tak heran, jika sebanyak 67 persen dari 1.000 responden memilih untuk berbelanja di pasar lokal setempat untuk menemukan makanan lokal.

Selain mengunjungi pasar lokal, sebanyak 46 persen dari 1.000 responden seringkali mengunjungi pasar malam untuk mencari street food atau jajanan lokal.

Bahkan, sebanyak 10 persen dari 1.000 responden dalam riset ini mencoba makanan ekstrem, seperti misalnya jeroan binatang.

Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved