TRIBUNTRAVEL.COM - Semarang, sebuah kota yang terletak di utara Pulau Jawa ternyata memiliki destinasi wisata yang sarat akan cerita legenda.
Gua Kreo, begitu nama destinasi wisata yang konon ada hubungannya dengan satu tokoh Wali Songo, yakni Sunan Kalijaga.
Tak hanya itu, di Gua Kreo juga terdapat banyak kera yang hidup secara liar namun tetap dilindungi.
"Yang paling khas dari wisata di Gua Kreo adalah gua yang bersejarah yang dahulunya digunakan oleh Sunan Kalijaga untuk bertapa," ujar pemandu wisata Gua Kreo, Safei kepada peserta media trip Semarang dari EzyTravel, Rabu (03/05/2017).
Safei menuturkan di sini terdapat dua gua yang bisa dimasuki, yakni Gua Kreo dan Gua Landak.
"Konon Gua Kreo memiliki kedalaman yang sangat panjang, saking panjangnya bisa tembus sampai di Demak atau Kendal," tambah Safei.
Kedua Gua ini dijaga oleh sekitar 400-500 kera.
Mereka adalah kera liar, namun sudah terbiasa dengan kehadiran wisatawan.
Tips bila ingin mengunjungi Gua ini, jangan membawa makanan yang berlebihan.
Kera-kera di sini biasanya akan tahu dan merebut makanan itu dari pengunjung.
Disarankan juga untuk tidak membawa minuman berwarna karena kera akan tertarik terhadap sesuatu yang berwarna dan beraroma.
"Perhatikan juga untuk tidak membawa barang-barang yang bisa menarik perhatian para kera, misalnya perhiasan, topi, dan kacamata," tutur Safei.
Gua Kreo terletak di Dukuh Talun Kacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Jawa Barat.
Obyek wisata ini juga dikelilingi Bendungan Jatibarang.
Bendungan ini memiliki empat fungsi utama, yakni sebagai tampungan air untuk menanggulangi masalah banjir di Semarang, PLTA, PDAM, dan obyek wisata.
Bila berkunjung ke Gua Kreo, traveler cukup membayar Rp 4.000 untuk satu orang.
Wisatawan yang berkunjung ke Gua Kreo juga bisa mengelilingi Bendungan Jatibarang dengan speedboat yang sudah disediakan dengan harga Rp 100.000.
Satu speedboat bisa diisi maksimal 4 orang. (Kompas.com/Alek Kurniawan)