Begini Firasat Ibu dan Kronologi Tewasnya Pendaki di Gunung Rinjani, Lombok

Taufik Budi Prasetyo (23), warga Dusun Jomblang, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta meninggal saat mendaki di Gunung Rinjani.

Begini Firasat Ibu dan Kronologi Tewasnya Pendaki di Gunung Rinjani, Lombok
Kompas.com/Markus Yuwono
Taufik Budi Prasetyo (23), warga Dusun Jomblang, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta meninggal saat mendaki di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Taufik Budi Prasetyo (23), warga Dusun Jomblang, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta meninggal saat mendaki di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pemakaman korban dilakukan Rabu (25/4/2017), korban dimakamkan setelah korban sampai di rumah duka.

Keluarga, kerabat, dan sahabatnya tampak larut dalam duka yang mendalam.

Taufik tewas tenggelam saat mandi di air terjun sekitar Danau Segara Anak, Minggu (23/4/2017) pagi.

Ibu korban, Suprapti (46) menyebut, anak pertama dari tiga bersaudara ini pamit melakukan pendakian di Rinjani.

Mahasiswa Jurusan Teknik Kimia di Universitas Jayabaya Jakarta Timur itu pamit melalui telepon kepada Suprapti.

Saat pamit tersebut, Suprapti mengaku merasakan kekhawatiran dari hati kecilnya.

Namun firasat itu semua itu ditepisnya.

"Biasanya saya tidak khawatir saat dia pamit mau naik gunung, tapi pas ditelepon itu saya rasanya berat sekali," katanya Rabu (26/4/2017).

Suprapti selalu berpesan kepada putranya untuk memberi kabar setelah turun gunung.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved