Breaking News:

Bukit Bego - Melihat Kota Jogja dari Ketinggian Imogiri, Tiap Sore Bisa Main Motor Trail

Imogiri merupakan salah satu wilayah yang juga mempunyai panorama alam yang tidak kalah menawan dari tempat-tempat wisata lainnya di Yogyakarta.

Editor: Sinta Agustina
Tribun Jogja/Gilang Satmaka

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Gilang Satmaka

TRIBUNTRAVEL.COM - Imogiri merupakan salah satu wilayah yang juga mempunyai panorama alam yang tidak kalah menawan dari tempat-tempat wisata lainnya di Yogyakarta.

Bukit yang berada di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul, Yogyakarta ini, awalnya merupakan area tebing bekas penambangan batu yang berada di ketinggian bukit, dengan luas kurang lebih 1,2 hektar.

Kawasan ini menjadi terkenal sebagai objek wisata alternatif sejak ditinggalkan oleh penambang.

Para penambang menggunakan Beckhoe untuk menambag tanah liat tersebut, oleh karena itu masyarakat sekitar lebih kerap menyebutnya dengan bukit bego (dalam istilah Jawa).

"Dulu banyak penambang yang menggali tanah liat di tebing-tebing bukit ini, tetapi seiring berjalannya waktu, para penambang meninggalkan tebing ini, dan meninggalkannya begitu saja," ujar Kasdi, salah seorang penduduk sekitar.

Campuran tanah liat dan batuan keras itulah yang menyebabkan penambang mencari kualitas lahan yang lebih bagus.

Pemandangan dari puncak Bukit Bego memang menawan, tak kalah dengan objek wisata bukit lainnya.

Jika cuaca cerah dan langit biru, dari puncak bukit, dapat menyaksikan pemandangan kota Yogyakarta, keindahan garis pantai selatan, bukit-bukit, dan lahan pertanian, serta komplek makam raja-raja Mataram, dari kejauhan.

Komplek makam raja-raja Mataram tersebut tampak berbentuk persegi dengan dinding yang putih.

Dari atas bukit tersebut pengunjung juga dapat menyaksikan jalan aspal yang berkelok, yang tampak indah dari ketinggian.

Bukit yang sering disebut sebagai Bukit Batu, oleh masyarakat sekitar itu, juga mempunyai nuansa alam yang sejuk.

Pengunjung dapat menikmati kesejukan alam, dengan duduk sembari bersantai di gazebo-gazebo yang disediakan.

Angin sepoi-sepoi menambah betah pengunjung untuk berlama-lama di tempat tersebut.

Kicauan merdu burungpun tak jarang terdengar bersahutan dari balik bukit hijau.

Tak jarang pemandangan warga sekitar yang membawa hasil bumi dari ladang dan sawah, menjadi hal yang sangat artistik.

Letaknya yang berada di pinggir jalan utama Imogiri arah menuju kebun Mangunan, tepatnya di ujung timur Dusun Kedung Buweng, menjadikan Bukit Bego sangat mudah ditemukan oleh para pengunjung.

Medan jalan aspal dan letaknya yang di pinggir jalan, menjadikan bukit tersebut sering digunakan para traveler untuk melepas lelah saat perjalanan jauh.

Kasdi juga bercerita kawasan Bukit Bego juga digunakan untuk bermain motor trail oleh warga sekitar atau pengunjung.

"Kalau sore sering digunakan untuk mencoba settingan motor trail oleh warga sekitar, kadang-kadang juga pengunjung. Tekstur tanah yang menanjak dan berbatu, sangat cocok untuk latihan motor traill", pungkas Kasdi.

Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved