Breaking News:

Mengeluh Sakit Perut Selama Setahun, Dokter Temukan Benda Mengerikan Ini di Perutnya

Puspha Devi asal India ini tak pernah menyangka akan menemukan benda mengerikan ini di dalam perutnya.

thesun.co.uk
Penyakit menyeramkan 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Puspha Devi asal India ini tak pernah menyangka akan menemukan benda mengerikan ini di dalam perutnya.

Awalnya dia merasa tidak bisa makan dan sakit yang sangat menyiksa dibagian perutnya selama satu tahun.

Takut terjadi sesuatu yang tak diinginkan, Devi memutuskan untuk memeriksakan kondisinya di rumah sakit lokal.

Hasil CT Scan menunjukkan ada bentuk aneh di dekat kantung empedu.

Dan ahli bedah menduga jika wanita berusia 60 tahun itu menderita kanker dan menyarankannya untuk berobat di rumah sakit besar.

Dilansir TribunTravel.com dari laman thesun.co.uk, Dr Amit Javed yang memimpin tim dokter yang mengoperasi Devi di Rumah Sakit Fortis, Delhi mengatakan, "ketika pasien datang kepada kami, dia mengeluhkan sakit yang sangat menyiksa."

Javed menyatakan kondisi buruk pasiennya itu dikarenakan dokter lokal yang salah mendiagnosa penyakit Devi dan memberikannya obat antibiotik.

Obat inilah yang malah memperburuk kondisinya.

Mengikuti petunjuk dari ahli saraf yang mengatakan jika Devi kemungkinan terkena kanker kandung empedu.

2 dari 2 halaman

Ahli empedu kemudian membuka perutnya dan menemukan sesuatu yang mengerikan.

Baenda unik dalam perut
Baenda unik dalam perut (thesun.co.uk)

Javed mengatakan, "Kami benar-benar terkejut karena menemukan sebanyak 838 batu di kantung empedu pasien. Ini tentu menjadi kasus yang sangat tidak biasa terjadi."

Penyakit
Penyakit (thesun.co.uk)

Dia menambahkan, situasi yang mengerikan ini membuat timnya harus membuang sedikit bagian hati dan kantong empedu milik pasien.

"Kasus ini sangat rumit, tapi tim kami berhasil melakukannya dengan baik," ucapnya.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Seleb
Tags:
IndiaPuspha DeviThesun.co.uk Haleem Koshari (Kushari) Virus Nipah Dalai Lama
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved