Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum
TRIBUNTRAVEL.COM - Percaya atau tidak binatang memiliki kemampuan menjadi peramal alam.
Tanpa disadari apa yang dilakukan para binatang ini menjadi peringatan akan tanda bahaya yang siap terjadi.
Dilansir TribunTravel.com dari laman thesun.co.uk kejadian ini pernah terjadi di Filipina.
Oarfish, sejenis ular laut yang biasa ada di laut dalam ditemukan terdampar di Pulau Mondanao tepat menjelang gempa bumi dasyat pada 8 Februari lalu.
Ikan yang memiliki panjang 10 kaki ini terdampat di pantai tepat 2 hari sebelum gempa.
Dan lima buah ikan serupa kembali ditemukan di lepas pantai Utara Mindanao setelah kejadian.
Penemuan ini mendorong spekulasi jika makhluk laut dalam ini mampu memprediksi getaran awal menjelang gempa,
Jake Bake menulis status di Facebook-nya, "ada beberapa kejadian dimana orang-orang menemukan penampakan oarfish sebelum gempa terjadi. Misalnya yang terjadi di Jepang, Chili, Haiti dan sekarang di Filipina."
Meski banyak yang masih mempertanyakan kebenaranya.
Kenyataannya kejadian ini bukan pertama kali terjadi.
Tepat pada 1772, binatang yang tinggal hingga 1.000 meter di bawah permukaan laut ini menampakkan diri ke permukaan.
Kemunculan binatang ini yang jarang terjadi membuat banyak orang beranggapan jika oarfish menjadi penanda terjadi indikator dini gempa,
Ikan tak bertulang ini kerap muncul menjelang dan selepas gempa.
Meski demikian, para peneliti percaya jika terdamparnya ikan pemakan plankton ini karena terseret arus yang kuat.