Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNTRAVEL.COM - Penjual toge goreng di Jalan Jenderal Sudirman ini sangat tersohor di Kota Bogor.
Pasalnya, gerai yang dinamai Toge Goreng H Omah ini memiliki pelanggan bukan dari masyarakat Kota Bogor saja, melainkan wisatawan pun kerap datang mencicipi.
Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah memboyong Toge Goreng H Omah ke Istana Bogor.
Hal tersebut dibenarkan pemilik gerai, Omah Rosmawatyi (52).
Dia mengatakan, pada awal bulan Januari 2017 lalu gerai toge goreng miliknya dipanggil Jokowi ke Istana.
"Hari Rabu (3/1/2017) kemarin pas ada rapat kabinet kami dipanggil ke Istana Bogor, sebenarnya agak kaget juga karena terbilang dangat dadakan," ujarnya wanita berkerudung ini kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (18/1/2017).
Omah mengatakan, awalnya ada seseorang yang diketahui merupakan seorang staf Istana datang ke gerainya dan meminta perwakilan karyawan dari gerai Toge Goreng H Omah untuk datang ke Istana Bogor.
"Waktu itu, dikasih tahunya sehari sebelum datang ke Istana. Ada pegawai Istana datang mengundang kami untuk menyajikan toge goreng kepada pejabat-pejabat termasuk Jokowi," jelasnya.
Anak saya, Firman, dan satu karyawan saya yang pergi ke Istana," jelasnya.
Dia pun menjelaskan, saat itu pihak istana memesan sebanyak 150 porsi Toge Goreng H Omah.
"Kami bawa pikulan ke Istana dan di gerai tetap berjualan seperti biasa, karena di sini ada sekitar enam karyawan," ungkapnya.
Sementara itu, Firman, putra Omah mengaku sangat kewalahan dalam mempersiapkan semuanya, mulai dari bahan-bahan, pikulan, dan lain sebagainya.
"Waktunya kan mepet banget, hanya ada waktu satu hari kurang, untuk pikulan pun kami harus mempersiapkan sedemikian rupa," ujar pria berumur 37 tahun ini.
Firman bercerita, usai dirinya melayani para pejabat yang tengah melakukan rapat kabinet, ia diberi kenang-kenangan Presiden Jokowi.
"Saya dikasih celemek sama Jokowi. Di celemeknya ada tulisan 'Jaga pasar kita, Jokowi', saya suka pakai ketika melayani pelanggan," jelasnya.
Firman juga bercerita, gerai toge goreng milik orangtuanya ini memang sering dipanggil ke Istana Bogor sejak Indonesia di bawah kepemimpinan Megawati Soekarno Putri.
"Setiap ada acara di Istana pasti kami diundang, mulai dari zaman presidennya masih Megawati, terus Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau Jokowi baru sekali memanggil kami, yang paling sering itu zamannya Megawati," pungkasnya.