Festival Perang Air - Makin Meriah! Sambut Imlek, Riau Hadirkan Event Menarik Layaknya Thailand

Festival Perang Air (FPA) akan diselenggarakan di Kota Sagu Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau pada 28 Januari 2017 mendatang.

Festival Perang Air - Makin Meriah! Sambut Imlek, Riau Hadirkan Event Menarik Layaknya Thailand
Dok. Kementerian Pariwisata
Festival Perang Air (FPA akan dilaksanakan dilaksanakan 28 Januari 2017 di Kota Sagu Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Festival Perang Air (FPA) akan diselenggarakan di Kota Sagu Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau pada 28 Januari 2017 mendatang.

Wisatawan bisa hadir dan ikut serta dalam perang air bersama masyarakat setempat.

”Perang Air atau lebih dikenal dengan sebutan Cian Cui itu dalam rangka menyambut Imlek di Kota Selatpanjang. Agenda ini telah masuk sebagai salah satu event yang tercatat di dalam Calendar of Event Riau 2017,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kepulauan Meranti, Ismail Arsyad seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (13/1/2017).

Dalam FPA, Ismail mengungkapkan wisatawan dapat bermain air dengan menggunakan tembak air sambil berkeliling kota menggunakan becak motor.

Mereka melawan peserta yang ada di becak motor lain dan juga melawan peserta yang menunggu di pinggir jalan.

Acara ini dirayakan dengan pesta dan perang air dan penduduk kota akan saling menyiramkan air ke satu sama lain di sepanjang jalan.

Semua orang tua dan muda, mempersenjatai diri dengan bom air dalam kantung plastik, ember, gayung dan aneka jenis pistol air.

Penyelenggaraan Festival Perang Air di Kota Sagu, Selatpanjang kali ini diprakasai oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau.

"Kita akan menarik para pelancong baik dari lokal maupun mancanegara melalui event perang air ini. Perang air ini merupakan bagian pariwisata yang sangat baru dan harus dikembangkan," kata Ismail.

Kabupaten Kepulauan Meranti, 40 persen penduduknya adalah etnis Tionghoa.

Festival Perang Air sendiri menjadi tradisi Imlek yang seru dan menarik.

Etnis Tionghoa dan Melayu berbaur dalam suasana yang akrab.
Kebanyakan warga Melayu tidak naik becak motor tetapi menyerang dari pinggir jalan, atau menjual amunisi kantong berisi air yang sudah dibungkus plastik.


Dok. Kementerian Pariwisata
Dok. Kementerian Pariwisata

Festival Perang Air (FPA akan dilaksanakan dilaksanakan 28 Januari 2017 di Kota Sagu Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Perang air ini merupakan sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang sudah lama dikembangkan.

Selain populer di Selatpanjang juga dilaksanakan oleh negara Asia Tenggara lainnya, yakni Thailand.

Rencananya, perhelatan tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Riau, Asryadjuliandi Rachman dan dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata. (Kompas.com/ Wahyu Adityo Prodjo)

Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved