Breaking News:

Heboh! Buku Ini Sebut Hitler Tak Mati Bunuh Diri dan Hidup dengan Wanita Brasil hingga Usia 95 Tahun

Menurut buku ini, Hitler tidak bunuh diri di bunker tapi melarikan diri ke Paraguay melalui Argentina.

Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Sri Juliati
unbelievable-facts.com
Simoni menunjukkan foto buram Adolf Leipzig dan membandingkannya dengan foto-foto Adolf Hitler yang ada. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizky Tyas

TRIBUNTRAVEL.COM - Ketika kamu memikirkan seorang nama diktator kejam yang melakukan pembunuhan massal, yang pertama terlintas tentu Adolf Hitler.

Semua penduduk Bumi bernafas legas ketika berita kematiannya akibat bunuh diri menyebar ke seluruh dunia.

Namun ada sebuah cerita mengejutkan tentang The Fuhrer (Pemimpin) yang ternyata hidup bahagia hingga usia 95 tahun di Amerika Selatan.

Dilansir TribunTravel.com dari laman Unbelieveable Fact, menurut Simoni Renee Guerreiro, penulis buku "Hitler di Brasil - Hidupnya dan Kematiannya" (Hitler in Brazil – His life and His Death), Hitler tidak bunuh diri di bunker tapi melarikan diri ke Paraguay melalui Argentina.

Diktator Jerman itu akhirnya menetap di sebuah kota kecil di negara bagian Mato Grosso, Brasil.

Dia mengubah namanya dan hidup dengan pacarnya yang seorang wanita Brasil, bernama Cutinga.

Rupanya Adolf Hitler mengubah namanya menjadi Adolf Leipzig setelah datang ke Amerika Selatan.

Sebanyak 12 ribu penduduk asli Nossa Senhora do Livramento memanggilnya sebagai "The Old German."

Penulis mengatakan, ia berada di wilayah terpencil itu untuk mencari harta karun terpendam menggunakan peta yang diberikan oleh teman-teman dari Vatikan.

Ia memacari wanita Brasil untuk menyembunyikan kenyataan identitas 'supremasi kulit putih'-nya.

hitler

Simoni Renee yang seorang Yahudi Brasil menolak untuk menerima, Hitler meninggal dengan menembak dirinya sendiri.

Dia telah meminta izin untuk penggalian tubuh Leipzig.

Dia ingin mendapatkan DNA-nya untuk diuji terhadap DNA dari kerabatnya yang diduga Hitler.

Simoni mengatakan, Hitler sengaja memilih nama keluarga Leipzig karena itu tempat kelahiran komposer favorit Hitler, Bach.

hitler
unbelievable-facts.com

Dia memberikan bukti lebih dengan cara menjajarkan foto buram Adolf Leipzig dan membandingkannya dengan foto-foto Adolf Hitler yang ada.

Hasilnya jelas perbandingan yang sangat sempurna.

Sekarang, Simoni yakin Adolf Leipzig dan Adolf Hitler adalah satu dan hanya tes DNA yang bisa membuktikannya.

Teori konspirasi ini terlalu dianggap mengada-ada dan banyak mendapat respon dingin dari sejumlah sejarawan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved