Breaking News:

Kuliner Lampung - Tak Hanya Ada di Palembang, Tekwan Juga Favorit Warga Kota Pisang

Menikmati hangatnya tekwan Palembang jelas tidak bisa di tolak oleh semua orang.

Editor: Sinta Agustina
Tribun Lampung/Heru Prasetyo
Tekwan dan Model Koga 

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Heru Prasetyo

TRIBUNTRAVEL.COM, BANDAR LAMPUNG - Menikmati hangatnya tekwan Palembang jelas tidak bisa di tolak oleh semua orang.

Tapi apa jadinya jika keinginan tersebut datang saat malam tiba?

Tenang saja, jika kamu sedang berada di seputaran Bandar Lampung, ada satu lapak kaki lima yang menyediakan menu khas Sumatera Selatan ini di malam hari.

Tekwan dan Model Koga.

Seperti namanya warung ini menyediakan dua menu sebagai menu andalan jualannya.

Jadi buat kamu yang tetiba ingin menikmati tekwan daan model, tidak ada salahnya menyambangi lapak ini.

Terletak di Jalan ZA Pagar Alam, warung ini merupakan pilihan lain dari lapa serupa yang ada tak jauh dari depan Pasar Koga.

Tepatnya di jalan Teuku Umar, itu mengapa namanya menggunakan sebutan Koga.

Lantas bagaimana rasa dari penganan yang diambil dari bahasa Palembang “Bekotek samo kawan" (ngobrol bersama kawan)?

2 dari 3 halaman

Seperti tekwan lainnya, tekwan Koga terasa gurih dari bahan dasar ikan yang digunakan.

Makanan ini masih diolah dari ikan air tawar dan sagu.

Selain itu dalam sajiannya, tekwan dengan rasa gurih itu dipadukan dengan kuah kaldu yang berbahan udang.

Umumnya dilengkapi dengan taburan daun bawang, seledri, daun sop dan jamur kuping lengkap mentimun.

Tekstur kenyal dan aroma yang khas adalah daya tarik utama tekwan.

"Bahan sagu, ikan cincang memang jadi bahan pokok tekwannya. Jadi gurihnya benar dari ikan bukan penyedap," ungkap Iwan pemilik lapak.

Ramuan tadi berlaku sama untuk bahan model.

Bedanya model memiliki ukuran bulatan besar dibanding tekwan.

Warung Tekwan dan Model Koga, ini bisa jadi salah satu tempat yang rekomended banget buat para pecinta kuliner malam.

Kuah kaldu segar, bercampur dengan sambal terasa pas dinikmati untuk mengusir lapar dan dingin.

3 dari 3 halaman

Aroma harum kuah udang yang menggelitik rongga hidung, tekstur kenyal tekwan dengan taburan daun bawang dan jamur kuping bisa dinikmati dengan harga Rp 9 ribu satu porsinya.

Tempat ini juga menyediakan krupuk Palembang sebagai pelengkap selera makan.

Kerupuk tadi dibanderol seharga Rp 1.000 per buah.

Bagi yang ingin memesan dalam jumlah banyak, tempat ini menerima pesanan katering, acara keluarga, arisan, dan lain-lain.

"Kalau buat pesanan kontak aja ke nomor 081369389203 atau langsung ke tempat jualan kita bisa bantu," ujar dia.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Lampung
Tags:
Bandar LampungPalembangTribun Lampung Kue Bluder Claudia Scheunemann Engkak Ketan
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved