Breaking News:

Gunung Gede Pangrango - Perhatikan! per 1 April, 2 Benda Ini Tak Boleh Dibawa Pendaki

Larangan itu akan diberlakukan pada 1 April 2017. Nanti masa percobaan satu bulan mulai 1 April sampai 1 Mei. Selama tiga bulan ini sedang sosialisasi

Editor: Sri Juliati
KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO
Para pendaki di Lembah Surya Kencana, Gunung Gede, Jawa Barat, Minggu (13/11/2016). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bagi kamu yang berencana mendaki ke Gunung Gede Pangrango, wajib perhatikan satu hal ini.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat melarang pendaki membawa air minum dalam kemasan (AMDK) sekali pakai dan tisu basah mulai 1 April 2017.

Hal itu lantaran membeludaknya sampah di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

"Larangan itu akan diberlakukan pada 1 April 2017. Nanti masa percobaan satu bulan mulai 1 April sampai 1 Mei. Selama tiga bulan ini kami sedang sosialisasi dulu," kata Kepala Seksi Wilayah 1 TNGGP Ardi Andon, Selasa (20/12/2016) siang.

Ia menyebut larangan tersebut berlaku bagi pendaki di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melalui tiga jalur pendakian resmi yakni Cibodas, Gunung Putri, dan Salabintana.

"Nanti di pintu pendakian, petugas akan periksa. Kalau bawa botol air minum kemasan dan tisu basah, tidak bisa naik. Untuk ganti air minum dalam botol kemasan, bisa bawa hidropack atau botol-botol minum pribadi," jelasnya.

Menurutnya, jumlah sampah seperti air minum dalam kemasan sekali pakai di area TNGGP berkontribusi lebih dari 50 persen.

Berdasarkan data sampah TNGGP, Ardi menyebut 63 persen sampah di area TNGGP adalah sampah AMDK sekali pakai.

"Kami melakukan kajian dari tingkah laku pendaki kemudian sampai memilah sampah. Dari memilah sampah, jumlah-jumlah botol itu 63 persen dari total sampah di atas maupun di bawah (Gunung Gede dan Pangrango). Itu dari dari teman-teman yang operasi bersih gunung selama tahun 2015," jelasnya.

Selain itu, tisu basah juga menjadi masalah yang tak lepas dari kegiatan pendakian di TNGPP.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved