TRIBUNTRAVEL.COM - Di kalangan millenial, dunia perjalanan identik dengan media sosial.
Tak sedikit pelancong yang mengabadikan kisah dan foto perjalanan mereka di media sosial seperti Instagram, Facebook, Path, juga Steller.
Situs Huffington Post menyebutkan, per September 2016, hampir dua juta orang di seluruh dunia merupakan pengguna aktif Facebook.
Jumlahnya lebih banyak lagi dalam hal pemajang foto-foto artsy di Instagram.
Bagi pelancong, media sosial memang sedikit banyak membantu perjalanan.
Namun, ada baiknya mengetahui do's and dont's sebelum kamu menggunakannya.
Penulis Huffington Post, Abigail Fedorovsky mengungkapkan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam ranah media sosial saat traveling.
1. Di-block
Tiap negara punya peraturan masing-masing soal media sosial.
Indonesia misalnya, punya peraturan untuk tidak mem-posting foto-foto yang tidak senonoh.
Ketahui betul apa yang boleh dan tidak boleh di-posting pada media sosial begitu kamu tiba di negara tujuan.
2. Terlalu sering melihat layar ponsel
Posting di media sosial memang membawa kesenangan tersendiri.
Namun, hal itu bukan berarti kamu harus terus-menerus melihat layar ponsel.
Jangan lupa, kamu sedang traveling dan inilah waktunya membaur dengan lingkungan sekitar.
3. Posting foto orang lain di media sosial tanpa permisi
Kamu wajib meminta izin kepada orang lain jika ingin memotret mereka.
Pada dasarnya hal ini dilakukan untuk menghormati orang tersebut.
Lakukan hal ini saat memotret siapa pun warga lokal, sebelum kamu mem-posting di media sosial. (tabloidnova.com/Ade Ryani)