TRIBUNTRAVEL.COM - Konsumen yang melakukan pemesanan hotel secara online kini lebih cenderung mencari fasilitas koneksi internet nirkabel (WiFi) di kamar hotel yang ingin dipesannya, daripada fasilitas sarapan pagi.
"Orang sekarang kalau pesan hotel dari internet, lebih memilih fasilitas WiFi daripada breakfast, ini kan artinya internet sudah menjadi seperti kebutuhan pokok," kata Prasetya Setiawan, Software & System Architecht di Ezytravel.
Internet dan digitalisasi dikatakan oleh Prasetya turut mendongkrak bisnis agen perjalanannya.
Menurutnya, dalam satu tahun terakhir, bisnis Ezytravel setelah didigitalkan (dengan membuat situs online dan aplikasi) menjadi tumbuh sebesar enam kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Ezytravel juga mencatat pelanggannya saat ini lebih cenderung menyelesaikan transaksi pemesanan tiket atau hotel melalui peranti mobile.
Hal itu berbeda dengan perilaku konsumen sekitar tiga hingga lima tahun yang lalu.
"Zaman sekarang sudah berubah, netizen maunya sekarang pesan segala sesuatu di mobile, dan transaksi pun harus tuntas di mobile juga," tegasnya.
Menurut Prasetya, berdasar perilaku konsumen Ezytravel, komposisi transaksinya adalah sebagai berikut; mobile 53,24 persen, desktop 39 persen, dan tablet 7 persen.
Ezytravel juga mencatat destinasi wisata untuk pemesanan tiket domestik pada tahun lalu sebesar 93 persen dan internasional 4 persen.
Hal ini menurut Prasetya, perputaran bisnis pariwisata dan travel agent sekarang sangat bergantung pada ekosistem yang komplet, device (perangkat), network (jaringan), dan aplikasi.
Sementara GM Corporate Account Management Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka), Mulya Budiman, Telkomsel terus mengembangkan ekosistem tersebut, satu di antaranya dengan ekspansi mobile broadband.
"Kami memang fokus membangun infrastruktur telekomunikasi untuk menunjang pariwisata. Karena dengan infrastuktur yang bagus, akan memudahkan kami melayani para wisatawan. Imbasnya, trafik naik, dan revenue melambung," ujar Budiman. (Kompas.com/Reska K. Nistanto)