Breaking News:

Suaka Margasatwa Barumun - Harimau Sumatera Tinggal 400 Ekor, Ini Upaya Penyelamatannya

Spesies harimau Sumatera dan gajah terancam punah. Oleh sebab itu ada upaya penyelamatan dan pengembangbiakan

TribunPekanbaru/MelvinasPriananda
Petugas Balai Pengamanan dan Penegakkan Hukum (BPPH) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Riau memperlihatkan barang bukti kulit harimau usai menggagalkan upaya perdagangan kulit harimau Sumatera di Pekanbaru, Riau, Kamis (29/9/2016). Kulit harimau tersebut rencananya akan dijual orang yang disinyalir merupakan bagian dari perdagangan satwa liar kepada pembeli seharga 80 juta rupiah. Jumlah harimau Sumatera di alam liar semakin menyusut hingga kisaran 400an ekor saja 

Bambang menjelaskan, harimau Sumatera sudah masuk dalam kategori criticaly endangered dalam daftar The International Union for Conservation of Nature tahun 2008 dan appendiks I cites.

Ia menegaskan, harimau Sumatera berada di ancaman kepunahan.

Hasil berbagai penelitian menunjukkan populasi harimau Sumatera semakin menurun dari tahun ke tahun, antara lain akibat perburuan.

"Spesies harimau Sumatera dan gajah terancam punah. Oleh sebab itu ada upaya penyelamatan dan pengembangbiakan dengan meresmikan Tiger Sanctuary dan KPHK Barumun," ujar Bambang.


Tribun Medan/Silfa Humairah
Pemandangan di KPHK Barumun dan Tiger Sanctuary, Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Rabu (20/11/2016) lalu

Bambang menegaskan, upaya penyelamatan satwa-satwa langka di Sumatera ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga pemerintah daerah, masyarakat serta warga setempat.

"Harimau Sumatera yang ada di habitat alaminya tinggal 400an ekor, dari Aceh hingga Lampung," jelasnya.

Pemilik Lahan Sanctuary dan KPHK Barumun, Kasim Wijaya Hasibuan, menuturkan, selain lahan hutan konservasi, ada juga area Danau Tasih seluas 23 hektare yang memiliki pemandangan alam indah.


Tribun Medan/Silfa Humairah
Kawasan Danau Tasik sekitar lahan KPHK Barumun dan Tiger Sanctuary di Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, Rabu (20/11/2016) lalu

"Untuk sementara ada delapan gajah, terdiri dari lima betina dan tiga jantan di sini. Kemudian seekor harimau Sumatera yang beberapa waktu lalu ditemukan warga di Mandailing Natal terjebak di jebakan babi. Kini harimau tersebut dalam proses penyembuhan dan akan dilepas di kawasan ini," katanya.

Di Sanctuary dan KPHK Barumun, harimau yang menjalani rehabilitasi dan adaptasi diberi ruang seperti hidup di alam.

Pelan-pelan, ketika sudah bisa beradaptasi, harimau akan dilepas dan dibuatkan rancang bangun agar mampu memasuki daerah habitatnya.

Ikuti kami di
Editor: Vovo Susatio
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved