Laporan Wartawan TribunTravel.com, Novita Shinta
TRIBUNTRAVEL.COM - Guys Negeri Matahari terbit nampaknya selalu menyuguhkan sesuatu yang menggoda.
Selain destinasi, kuliner hingga inovasinya, ada juga wisata budaya yang selalu menarik untuk diulik.
Beberapa festival bahkan bisa dibilang nyleneh karena sulit diterima oleh akal sehat kita.
Walaupun agak aneh nanum tentunya festival-festival ini syarat akan beragam makna dan itulah yang bisa menarik turis untuk melancong ke sana.
Inilah lima festival teraneh di Jepang yang telah dilansir TribunTravel.com dari tsunagujapan.
1. Paantu Punaha (Okinawa)
Sebuah festival di Okinawa Miyakojima ini merupakan satu dari berakam festifal unik yang ada di sana.
Setiap peserta yang mengikuti festival ini diharuskan mengenakan segala sesuatu yang ada di lumpur, mulai dari tanaman yang menjalar hingga apapun yang bisa ditemukan.
Tujuannya adalah untuk menghalau nasib buruk guys.
Festival ini biasanya diadakan awal bulan September.
2. Hetomato (Nagasaki)

goldenjipangu.com
Sebenarnya tidak ada yang tahu jelas kapan festival ini dimulai.
Sebuah sandal jerami besar dipegang secara beramai-ramai.
Jika mereka menemukan wanita yang belum menikah, maka mereka akan menaruh wanita itu di atas jerami dan mengangkatnya tinggi-tinggi.
Festival ini biasanya diadakan di minggu ketiga bulan Januari.
3. Akutai Matsuri (Ibaraki)

tsunagujapan.com
Hal yang mengejutkan dalam festival ini adalah pria yang mengenakan pakaian menyeramkan boo serba putih, dan tujuannya untuk menghilangkan stress.
Festival ini sangat cocok buat kamu yang lagi memendam kebencian dan ingin meluapkannya.
By the way, sebelum festival dimulai, akan ada sebuah kontes dimana orang yang paling keras berteriak dengan kata-kata penghinaan akan menjadi pemenang.
Nah, festival yang satu ini akan digelar pada tiap akhir Desember guys.
4. Muon Bon Odori (Aichi)

tsunagujapan.com
Nah, jangan heran ya guys ketika kamu datang ke festival ini kamu akan menyaksikan wanita-wanita menari, namun tak ada musik yang terdengar.
Yups, orang-orang ini menari dengan mendengarkan musik melalui headphone, sehingga kamu tak bakal mendengarkan apa-apa.
Festival ini digelar karena bentuk apresiasi orang-orang yang mengeluh tentang kebisingan.
Muon Bon Odori diadakan pada awal bulan Agustus.
5. Kokusekiji Sominsai (Iwate)

tsunagujapan.com
Nah, yang paling akhir pasti bikin cewek-cewek menjerit nih.
Pada festival ini kamu akan menyaksikan para pria tanpa busana, hanya mengenakan calana dalam.
Festival ini menggambarkan sejarah 1.000 tahun yang lalu untuk berjuang mendapatkan tas sominsai.
Maka dari itu festival ini menggambarkan perjuangan para pria.
Nah, festival ini terbuka untuk umum dan biasanya diadakan pada bulan Januari dan Maret.
