Laporan Wartawan TribunTravel.com, Arif Setyabudi
TRIBUNTRAVEL.COM - Foto menu khusus pembantu rumah tangga atau baby sitter jadi viral di Twitter.
Menu khusus pembantu rumah tangga atau dikenal dengan 'Maid Menu' sempat memicu perdebatan dikalangan netizen di Twitter.
Menu khusus tersebut diduga berasal dari sebuah restoran Jepang all you can eat, Shabu Hachi.
Kehebohan netizen dimulai saat sutradara Joko Anwar mengungah foto buku menu Shabu Hachi di akun Twitter-nya @JokoAnwar.
Ia bertanya kepada netizen untuk membayangkan perasaan pembantu rumah tangga atau baby sitter saat melihat menu mereka dibedakan.
"Kebayang nggak perasaan pembantu atau babysitter menunya dibedain gini? Jangan jadi nggak berhati gini lah. (Allegedly menu di Shabu Hachi)," tulis Joko Anwar.

Twitter/@JokoAnwar
Berbagai komentar pro dan kontra pun hadir dalam tweet Joko Anwar tersebut.
"@sigiwaung @jokoanwar positifnya.. Resto ini justru memanusiakan maid. Drpd maid cuma nonton majikan/disuruh makan di restoran laen yg beda," tulis komentar @sh3rkh03r.
"@jokoanwar ganti namanya saja susahnya apa sih? Kami menawarkan paket ekonomis, paket hemat, dsb....lbh enak bacanya,'' komentar netizen lainnya @theovicanov .
"@jokoanwar setelah baca yg reply, ada yg nggak mempermasalahkan ternyata ya. Ya gpplah dibedain, tapi kenapa harus disebut 'maid'," tulis netizen dengan akun @andreadoublez.
Tweet dari Joko Anwar tidak hanya dikomentari oleh netizen.
Sang pemilik Githa Nafeeza juga menanggapi komentar dari Joko Anwar tersebut.
Githa selaku pihak Shabu Hachi sudah menurunkan "Maid Menu".
Ia juga menulis terima kasihnya kepada para netizen.
"Dear all..tq so much utk semua masukannya yaa ttg salah satu nama menu kami.. I really appreciate it," tulis Githa dalam akun Twitternya @GithaNafeeza.
Nah, itulah akhir dari kontroversi "Maid Menu", guys.
