Breaking News:

Warung Bumi - Nggak Cuma Nikmat dan Lezat, Menu di Sini Juga Sehat, Cicipi Spaghetti Desa

Warung Bumi menyediakan ragam roti panggang, pisang goreng, serta tahu dan tempe goreng. Roti panggang ini dibuat sendiri dengan gandum atau sorghum.

Editor: Sri Juliati
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Spaghetti Desa, menu andalan di Warung Bumi. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNTRAVEL.COM - Berwisata ke bagian selatan Yogyakarta, tepatnya di kawasan Imogiri, sebaiknya jangan lewatkan untuk mampir di sebuah tempat makan bernama Warung Bumi.

Berada di Jalan Imogiri-Mangunan Km 3 Desa Giriloyo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Warung Bumi adalah bagian dari Bumi Langit Institute yang didirikan Iskandar Waworuntu tahun 2006.

Warung Bumi mulai beroperasi sejak tiga tahun silam.

Warung ini bukan hanya sekedar menjual makanan kepada pengunjungngnya, namun juga ingin berbagi ideologi dan gaya hidup sehat melalui makanan.

Iskandar Waworuntu mengonsep Warung Bumi dengan titik pijak yang berbeda dengan kuliner pada umumnya.

Ia melihat makanan tidak sekadar melekat pada rasa juga nutrisi dan nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

Oleh karena itu, Warung Bumi menghadirkan makanan alternatif yang halal, toyib, dan barokah.

"Pada dasarnya semua makhluk hidup diciptakan secara tidak sia-sia, semua akan terurai dalam kemanfaatan," ujarnya.

Semua makhluk hidup, lanjut dia, tidak akan meninggalkan sampah.

2 dari 4 halaman

Bila ada residu, hal itu menjadi ukuran konsumsi berlebih, hanya penuhi nafsu belaka.

"Terjebak menggunakan hak kita dari alam yang melebihi kebutuhan kita. Akibatnya, akan merusak keseimbangan," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, mungkin makanan yang dikonsumsi oleh sebagian orang adalah halal, tetapi belum tentu itu toyib (baik).

Buatan Sendiri


Proses produksi bahan makanan yang dilakukan dengan pendekatan eksploitasi tidak akan menghasilkan bahan makanan yang baik, karena dampak yang dihasilkan adalah merusak keseimbangan.

Berpijak pada hal tersebut semua makanan di Warung Bumi dibuat dari bahan-bahan pilihan terbaik dan diproduksi secara baik pula tidak eksploitatif.

Sebagian besar bahan pangan yang diolah menjadi menu berasal dari kebun yang dikelola sendiri oleh Bumi Langit Institute.

"Sayuran dipilih yang non pestisida, bahan-bahan lainnya non gluten, makanan dimasak tanpa MSG. Semua bumbu dari bahan alami, menggunakan minyak kelapa, sayuran musiman dari kebun sendiri atau kebun mitra kami yang telah terpercaya," kata Yanti Sumara, pengurus Yayasan Wakaf Bumi Langit Institute.

Warung Bumi menyediakan ragam roti panggang, pisang goreng, serta tahu dan tempe goreng.

3 dari 4 halaman

Yang teristimewa, roti panggang ini dibuat sendiri dengan gandum, sorghum, ataupun multigrain yang dipermanis dengan olesan selai markisa, murbei, mangga, atau rosella buatan sendiri pula.

Secara penampilan, roti sorghum mirip dengan roti gandum namun memiliki tekstur yang lebih lengket dan halus.

Tanpa olesan selai pun, roti ini sudah memiliki rasa gurih dan sedikit manis dibanding roti gandum.

Pada menu sayuran kebun, pengunjung dapat mencicipi pilihan menu urap Bali, pecel, terong balado maupun tumis sayuran segar.

Tidak perlu khawatir, karena sayuran yang digunakan merupakan sayuran pilihan yang berkualitas.

Ada pula Nasi Paket Hemat yang berisi nasi pecah kulit dengan sayur bening, tahu, tempe, dan sambal mentah.

"Nasi pecah kulit ini merupakan nasi yang mengalami satu kali proses pecah kulit, sehingga warnanya masih kecokelatan. Kandungan manfaat gizi nasi ini 90 persen lebih baik daripada nasi putih," ungkap Yanti.

Jauh dari Kota

Menu lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah Spaghetti Desa.

4 dari 4 halaman

Menu ini terbuat dari Mie Lethek berbahan dasar singkong non gluten namun tetap memiliki rasa yang mantap.

Hidangan ini disajikan bersama topping bumbu tomat dan taburan keju parmesan.

Menu-menu penggugah selera yang juga sehat tersebut semakin nikmat disantap karena suasana yang dimiliki Warung Bumi.


FOTO-FOTO: TRIBUNJOGJA/HAMIMTHOHARI

Berada di kawasan perbukitan, dari sini pengunjung bisa menyaksikan kemegahan kompleks makam raja-raja Mataram Islam dengan latar landscape wilayah Bantul.

Menempati bangunan joglo yang terbuka, setiap pengunjung juga bisa merasakan sejuknya udara di daerah perbukitan ini yang jauh dari hingar bingar perkotaan.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Jogja
Tags:
YogyakartaBantulIskandar WaworuntuWarung Bumi
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved