Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina
TRIBUNTRAVEL.COM - Paella merupakan makanan khas Spanyol yang berbahan dasar beras yang kemudian dimasak hingga menjadi nasi berbumbu.
Uniknya, makanan ini tidak diolah dengan menggunakan sembarang penggorengan.
Pembuatannya harus dilakukan di atas wajan pipih yang disebut patella.
Ada tiga jenis paella, di antaranya paella de marisco, paella vegetariana, dan paella mixta.
Paella de marisco atau paella seafood berisi nasi, bumbu-bumbu, dan seafood (udang, cumi-cumi, kerang, dan sebagainya).
Paella vegetariana berisi nasi, bumbu-bumbu, serta sayuran (paprika, jamur, dan kacang-kacangan).
Sementara paella vegetariana berisi nasi, bumbu-bumbu, dan campuran daging ayam serta seafood.
Disajikan dalam porsi besar, paella umumnya selalu disantap beramai-ramai.
Sajian ini berwarna kuning dengan taburan seafood dan daging yang gurih di atasnya.
Berasal dari Albufera Laguna, pesisir pantai Valencia, Spanyol, paella menjadi makanan yang selalu ada dalam setiap pertemuan.
Proses memasak makanan ini pun tidak sebentar.
Beras yang telah dibersihkan dimasak bersama tomat, bawang putih, bawang bombay, daging, seafood, dan kunyit.
Kunyit digunakan untuk menghasilkan warna kuning pada nasi dan menghasilkan aroma yang khas.
Selain itu, bahan paling penting yang digunakan dalam makanan ini adalah saffron.
Saffron merupakan pewarna makanan yang dapat mengubah warna menjadi kuning keemasan.
Dibuat dari partikel bunga saffron, bumbu ini harganya dapat mencapai belasan juta rupiah per kilogram.
Dilansir dari saffronindonesia.com, harga saffron mencapai Rp 130 ribu per gram.
Harga yang fantastis ini dikarenakan dalam proses pembuatannya dibutuhkan banyak bunga saffron.
Prosesnya pun cukup rumit dan harus dilakukan dengan tenaga manusia.