Breaking News:

Samsung Galaxy Note 7 - Tak Boleh Dihidupkan di Maskapai, Ternyata Ini Sebabnya

Baru-baru ini penumpang pesawat dikejutkan dengan adanya pengumuman dari maskapai penerbangan. ternyata ini sebabnya.

pexels.com
Ilustrasi Smartphone 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Baru-baru ini penumpang pesawat dikejutkan dengan adanya pengumuman dari maskapai penerbangan.

Pengumuman tersebut berisi larangan penggunaan ponsel Samsung Galaxy Note 7 dalam pesawat.

Dikabarkan sebelumnya, Otoritas penerbangan Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) menghimbau kepada maskapai-maskapai Amerika Serikat untuk melarang penggunaan Samsung Galaxy Note 7 dalam pesawat.

Beberapa pekan lalu, Samsung juga mengumumkan untuk menarik kembali semua smartphone Samsung Galaxy Note 7 lantaran sejumlah ponsel yang digunakan penggunanya meledak atau terbakar saat sedang melakukan pengisian daya.

Dari hasil temuannya, baterai yang digunakan Samsung Galaxy Note 7 ternyata rawan terbakar atau meledak.

Dilansir dari berbagai sumber, ledakan tersebut disebabkan karena adanya reaksi kimia yang terjadi di dalam baterai.

Dalam baterai terdapat arus listrik yang mengalir dari anoda (kutub negatif) ke katoda (kutub positif).

Arus listrik ini umumnya selalu lancar, namun jika terjadi masalah pada arus listrik, maka akibatnya akan fatal.

Dilansir dari Kompas.com, ada beberapa hal berbahaya yang bisa terjadi akibat masalah yang terjadi pada arus listrik tersebut.

"Salah satunya, Anda bisa saja kelebihan daya (overcharge), lalu terjadi panas berlebih yang selanjutnya memicu reaksi kimia di anoda (kutub negatif)," terang George Crabtree, Director of The Joint Center for Energy Storage Research di Argonne National Lab.

Kerusakan ini biasanya terjadi pada baterai lithium ion yang tidak diproduksi dengan baik.

So traveler, hati-hati dalam memilih baterai untuk ponsel kesayanganmu ya.

Bukannya foto-foto menggunakan smartphone, sala-salah malah terjadi hal yang tidak diinginkan.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved