Breaking News:

Fakta Penerbangan - Nganggur 20 Tahun, Pesawat Buatan China Ini Jadi yang Terbesar di Dunia

China telah menandatangani perjanjian kesepakatan dengan perusahaan Ukraina untuk memulai produksi pesawat AN-225, pesawat terbesar di dunia.

Editor: Sri Juliati
vionale
Antonov A-225 lepas landas dari Perth, Australia, Selasa (17/5/2016) pagi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tiongkok kembali jor-joran untuk urusan maskapai pesawat.

Negara itu telah menandatangani perjanjian kesepakatan dengan sebuah perusahaan penerbangan Ukraina untuk kembali memulai produksi pesawat AN-225.

Untuk diketahui, AN-225 merupakan pesawat terbesar di dunia.

Pesawat AN-225 memiliki panjang badan mencapai 84 meter dan mampu membawa beban seberat 225 ton.

Hanya satu unit pesawat AN-225 yang pernah dibuat dan digunakan oleh Uni Soviet.

Antonov, perusahaan Ukraina yang membangun AN-225 terdahulu menyatakan telah menjalin kerja sama dengan Aerospace Industry Corporation China untuk kembali membuat AN-225, pekan lalu.

Pesawat AN-225 yang masih setengah jadi kini masih berada di hanggar pesawat Ukraina selama 20 tahun.

"Kedua pihak telah menunjukkan minat untuk kerja sama jangka panjang," tulis Antonov dalam pernyataan resminya seperti dikutip dari CNBC, Sabtu (10/9/2016).

Menurut Antonov, begitu pesawat selesai dibangun dan dikirimkan, akan ada rangkaian produksi AN-225 secara bersama-sama.

Akan tetapi, proses pembuatan kemudian dilakukan di Tiongkok.

Peter Swinger, ahli strategis lembaga New America menyatakan, biaya penyelesaian pembuatan pesawat ini mencapai 300 juta dolar AS atau setara sekira Rp 3,9 triliun.

Sebagian besar biaya ditanggung oleh Tiongkok.

Stringer juga menyatakan, pesawat ini diperkirakan mulai menjajal angkasa pada tahun 2019 mendatang.

Adapun pesawat AN-225 buatan Tiongkok diperkirakan bakal selesai pada pertengahan tahun 2020.

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved