Breaking News:

Kampung Wayang Wonogiri - Jangan Kalah dengan Turis, Yuk Belajar Budaya Nusantara di Sini

Satu di antaranya yaitu warisan budaya asli Indonesia yang disebut wayang, yang kini mulai tergerus penampilan gemerlap kemajuan jaman.

wayangkampungsebelah.blogspot.com
Kampung Wayang 

Laporan Wartwan TribunTravel.com, Wahyu Vitaarum

TRIBUNTRAVEL.COM - Keragaman budaya yang dimilki Indonesia memang patut diacungi jempol kan guys.

Dari Sabang sampai Marauke masing-masing punya kekhasan yang sangat berwarna-warni.

Satu di antaranya yaitu warisan budaya asli Indonesia yang disebut wayang, yang kini mulai tergerus penampilan gemerlap kemajuan jaman.

Apa peranmu untuk membangkitkan kepopuleran wayang ke wajah dunia Internasional guys?

Banyak sekali jenis-jenis wayang di Indonesia dengan bentuk-bentuk yang unik berdasarkan cultur dari tempat asalnya, seperti wayang golek, wayang rumput dan sebagainya.

Well, tahukah kamu guys, pada hari ini kita memperingati hari ulang tahun Asep Sunandar Sunarya sang maestro wayang golek Indonesia lho.

Dalang Asep Sunandar Sunarya lahir di Kampung Jelekong, Baleendah, Bandung pada 3 September 1955.

Semasa hidupnya, Asep Sunandar memakai tokoh Cepot sebagai tokoh dalam bermacam-macam lakon yang ia bawakan.

Seniman yang aktif dalam dunia pewayangan ini sering sekali menggelar berbagai pementasan wayang sampai ke luar negeri loh guys.

2 dari 3 halaman

Nah, ngomong-ngomong soal wayang nih, kayaknya kamu perlu deh mencoba wisata antimainstream untuk berkunjung ke kampung wayang.

Kampung Wayang alias Wayang Village ini berada di Desa Kepuhsari, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Berjarak sekitar 41 kilometer dari pusat kota Wonogiri atau butuh waktu sekitar dua jam jika kamu menepuh perjalanan dari kota Solo.

Kampung sentra boneka tradisional ini sangat memegang teguh tradisi berkaitan dengan Wayang Kulit.

Di desa ini kamu bisa berwisata sambil belajar kebudayaan lokal lebih dalam dan mendetail loh guys.

Ada empat paket wisata yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan, ada Arjuna, Kresna, Pandawa dan Pandawa Max.

Dari semua paket tersebut kamu akan diajak untuk mengeksplore tentang behind the scene proses pembuatan wayang kulit dari pemotongan kulit, ukir hingga finishing.

Bukan hanya itu guys, kamu juga bhisa ikutan workshop melukis wayang di atas kaca, pembuatan alat musik gamelan Jawa (pengiring pentas wayang), dan menyaksikan bahkan ikut dalam show pertunjukan wayang loh guys.

Kamu bisa menikmati penggalaman tak terlupakan tersebut dalam tiga hari dua malam.

Disediakan pula tempat bemalam di rumah-rumah warga yang telah disulap menjadi homestay dengan biaya permalamnya Rp 50 ribuan (include paket).

3 dari 3 halaman

Jangan sampai terlewatkan juga guys untuk mencicipi sajian menu masakan lokal Kampung Wayang, di antaranya botok, sayur oblok-oblok, dan pepes.

Jika ingin membawa buah tangan wayang kulit asli dengan kualitas premium ada showroom khusus yang harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tokoh wayang.

Pemandangan sawah yang hijau membentang, guguran daun dari pohon jati dan nikmatnya rasa buah sawo manis yang bisa rasakan di tempat ini.

Selain itu kamu wajib banget touring ke air terjun musiman yang berada beberapa meter dari Desa Kepuhsari ini guys.

Hal yang paling penting dan enggak boleh sampai lupa mengabadikan setiap moment keren selama berpetualang ke Wayang Village ini yah guys.

Kamu dapat menikmati paket-paket wisata tersebut mulai harga Rp 305 ribu hingga Rp 1,1 juta guys.

Well, kamu tertarik untuk berlibur keren sambil membudayakan warisan leluhur?

Selanjutnya
Sumber: Tribun Seleb
Tags:
SabangMaraukeAsep Sunandar SunaryaKampung JelekongBandungWonogiriJawa TengahKampung Wayang
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved