Ketika tarik tunai, ada charge/biaya yang dikenakan setiap kali transaksi.
Biaya tarik tunai tersebut kemungkinan bisa berasal dari bank kita sendiri atau dari bank ATM yang dipakai.
Besarnya pun berbeda-beda.
Namun, karena ini adalah biaya sekali tarik dan tidak tergantung dengan jumlah uang yang ditarik, lebih baik kamu menarik uang dalam jumlah besar sekaligus daripada bolak-balik ambil jumlah kecil dan tiap-tiapnya terkena biaya transaksi.
Sementara itu, cara menghindari biaya ini adalah dengan mencari ATM dari bank yang sudah bekerja sama dengan bank kita, sehingga tak lagi dikenakan biaya transaksi.
Untuk mengetahuinya, kamu bisa tanya langsung ke bank masing-masing.
• 5 Alasan Kenapa Jepang Aman untuk Single Traveler, dari ATM hingga Koban
4. Sediakan emergency cash.
• 5 Hal yang Bikin Boros Saat Liburan di Luar Negeri, Jangan Tukarkan Uang di Bandara
Emergency cash alias uang tunai darurat merupakan satu hal yang krusial untuk menghadapi kejadian tak terduga.
Jumlah uang tunai darurat ini tidak perlu terlalu banyak, cukuplah untuk bisa sampai ke fasilitas pertolongan seperti kantor polisi, kedutaan, atau rumah sakit.
Emergency cash ini bisa diletakkan di tempat tersembunyi yang dekat dengan pakaian, untuk meminimalisir risiko hilang.
• Jangan Sampai Salah! Ini Cara Membedakan Durian Bengkulu dengan Durian Medan
• 5 Restoran Halal Terbaik di Jakarta, Cocok Dinikmati Saat Musim Hujan
• Catat! 6 Situs Belanja Online yang Tawarkan Diskon Besar-besaran Selama Harbolnas 11.11
• Ilmuwan Akhirnya Berhasil Menemukan Rahasia Pembangunan Piramida Agung Giza, Begini Cara Kerjanya
(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)