Akses berita terupdate se-indonesia lewat aplikasi TRIBUNnews

Syuting Film Wiro Sableng di Jawa Barat, Marsha Timothy Mengaku Kesulitan Ganti Kostum di Atas Batu

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Marsha Timothy saat roadshow Film Wiro Sableng di Kantor Tribunnews Solo, Minggu (2/9/2018).

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sinta Agustina

TRIBUNTRAVEL.COM - Jawa Barat menjadi lokasi syuting film Wiro Sableng yang baru dirilis pada Kamis (30/8/2018).

"Jakarta dan Jawa Barat," jawab produser film Wiro Sableng, Sheila Timothy, di kantor Tribunnews Solo, Minggu (2/9/2018).

Lala mengungkapkan, pemilihan lokasi syuting diambil berdasarkan riset yang telah dilakukan oleh timnya.

Diadaptasi dari Novel Karya Bastian Tito, Film Wiro Sableng Berbasis Budaya Nusantara

Satu scene yang mengambil lokasi di Jawa Barat adalah scene Bidadari Angin Timur yang diperankan oleh Marsha Timothy.

Marsha mengaku, kesulitannya yaitu pada lokasi pengambilan gambar yang berada jauh di dasar jurang.

Sherina Makan Serabi Saat Roadshow Film Wiro Sableng di Kota Solo

"Set-nya itu sulit banget, kami harus turun ke bawah dari basecamp, sekitar 30 menit jalan kaki ke dalam jurang," cerita Marsha saat mengunjungi kantor Tribunnews Solo.

Marsha menambahkan, kesulitan yang ia dan tim lalui masih berlanjut lagi setelah turun ke dasar jurang.

Marsha dan tim diharuskan melewati semacam anak sungai yang hanya bisa dilalui dengan menggunakan perahu kecil.

Roadshow Film Wiro Sableng, Sherina Mengaku Bukan Kunjungan Pertama Kali ke Solo

"Dan dari jurang ke set batunya itu harus lewat air, jadi harus pakai getek kecil, cuma muat sedikit orang," kata istri Vino G Bastian itu.

Kesulitan Ganti Kostum

Marsha juga mengungkapkan kesulitannya saat melakukan syuting di lokasi tersebut.

"Untuk Bidadari Angin Timur terutama ketika fight scene-nya, kesulitan ada pada kostum," ungkap Marsha.

Ia menambahkan, kostum berwarna biru yang ia pakai sangat berat, sehingga cukup menyulitkan.

"Karena kostumnya panjang, berat gitu, jadinya dobel sih ketika adegan fighting," kata ibu dari Jizzy Pearl Bastian itu.

Cast dan kru film Wiro Sableng saat roadshow di kantor Tribunnews Solo, Minggu (2/9/2018). (Tribun-Video.com/Radifan Setiawan)

Karena perjalanan panjang yang tak mudah, kostum Bidadari Angin Timur tak bisa dipakai di basecamp.

Marsha menjelaskan, dirinya harus berganti kostum di lokasi pengambilan gambar dengan ditutupi kain.

"Karena nggak mungkin pakai pake baju (kostum, red) itu di tempat lain selain di set (batu, red)," kata Marsha.

Marsha memerankan Bidadari Angin Timur yang dikisahkan sebagai seorang pendekar dari golongan putih dengan nama asli Pandan Wangi.

Oleh sebab itu, pakaian, tubuh, dan rambut Bidadari Angin Timur menebar bau yang sangat harum.

Mengutip dari akun resmi film Wiro Sableng @wirosablengofficial, Nama Bidadari Angin Timur diberikan oleh Wiro Sableng karena ia secantik bidadari dan gerakannya secepat angin timur.