Studi Terbaru: Tidur Ternyata Obat Ampuh Melawan Kuman dan Menyembuhkan Flu

Peneliti Jerman telah menemukan satu cara meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan flu, yaitu tidur.

Studi Terbaru: Tidur Ternyata Obat Ampuh Melawan Kuman dan Menyembuhkan Flu
FoodsForBetterHealth
Ilustrasi minum sebelum tidur 

TRIBUNTRAVEL.COM - Seorang ibu biasanya mengatakan supaya anaknya tidur dan beristirahat saat flu.

Ya, itu benar karena tidur memang obat terbaik untuk flu.

Dkutip dari laman AsiaOne.com, Rabu (13/2/2019), peneliti Jerman telah menemukan satu cara meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan flu, yaitu tidur.

Tonton Juga

8 Makanan yang Tak Boleh Kamu Konsumsi Saat Sedang Mengalami Flu, Ada Susu sampai Minuman Berkafein

Tidur diduga mampu memperkuat potensi sel-sel kekebalan tertentu dengan meningkatkan peluang virus menempel dan akhirnya menghancurkan sel-sel yang terinfeksi virus.

Para peneliti memusatkan perhatian mereka pada sel T (Thymus), yang melawan infeksi.

"Jika kamu ingin sistem kekebalan tubuhmu disesuaikan untuk melawan virus, dapatkan jumlah tidur yang cukup setiap malam dan hindari stres berkelanjutan," kata pemimpin studi, Stoyan Dimitrov, seorang peneliti di Universitas Tubingen, Jerman.

Ilustrasi tidur lebih dari 8 jam.
Ilustrasi tidur lebih dari 8 jam. (thesleepjudge.com)

5 Bahan Alami yang Bisa Kamu Gunakan untuk Meredakan Flu, Coba Minum Air Garam dan Makan Sup Ayam

Ketika seseorang sedang tidur, kadar hormon stres lebih rendah daripada ketika orang yang terjaga sepanjang malam.

Sel-T dari orang yang cukup tidur juga diproduksi lebih banyak sehingga bisa melawan penyakit.

Terbangun pada malam hari, yang berarti mereka lebih kuat.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, kata Dr. Louis DePalo, seorang profesor kedokteran bidang paru-paru dan obat tidur di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai di New York City.

Ilustrasi
Ilustrasi (lrytas.lt)

3 Peluang Bisnis Bagi Penggemar Kuliner, yang Hobi Foto Bisa jadi Social Media Influencer

"Beberapa studi klinis menunjukkan, orang yang tidak mendapatkan kualitas tidur yang cukup lebih cenderung sakit setelah terkena virus," kata DePalo.

"Studi (baru) ini menunjukkan jalur molekuler lain di mana kualitas dan kuantitas tidur yang baik dapat menyebabkan efek suportif imun melalui sel imun, yang disebut sel T."

Promo Februari, Nikmati Pilihan 5 Paket Menarik dari A&W Mulai Harga Rp 34 Ribu

Studi Terbaru: Terlalu Banyak Ambil Foto dan Update Buat Orang Kurang Menikmati Momen

3 Negara Bebas Visa untuk WNI di Eropa yang Bisa Kamu Kunjungi, dari Belarusia hingga Serbia

Promo Geprek Bensu - Makan Berdua Bayar Satu, Cocok Dinikmati bersama Pasangan saat Valentine

Mencoba Pedas dan Lezatnya Ayam Pelakor, Kuliner Baru yang Sedang Jadi Hits di Pontianak

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved