Kompetisi Mobil Hemat Energi, Shell Eco-Marathon Asia ke-10 Bakal Digelar di Malaysia

Sejak diselenggarakan pertama kali pada 2010 silam, kini Shell Eco-Marathon Asia (SEM Asia) akan kembali dihelat di Sirkuit Internasional Sepang, Kual

Kompetisi Mobil Hemat Energi, Shell Eco-Marathon Asia ke-10 Bakal Digelar di Malaysia
istimewa
Shell Eco-Marathon Asia (SEM Asia) ke-10 akan kembali digelar di Malaysia. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejak diselenggarakan pertama kali pada 2010 silam, kini Shell Eco-Marathon Asia (SEM Asia) akan kembali dihelat di Sirkuit Internasional Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia.

Spesialnya, lokasi ini menjadi bukti diselenggarakannya SEM Asia untuk pertama kalinya.

Shanna Simmons, Direktur Teknis Shell Eco-marathon Global lewat keterangan tertulisnya mengatakan Shell Eco-marathon Asia (SEM Asia) 2019 merupakan bagian dari program global Make the Future Live yang menjadi kompetisi untuk menantang para mahasiswa untuk mendesain dan merakit beragam mobil hemat energi dan berkompetisi di lintasan balap.

"Setiap tahun, kami menyaksikan standar performa tim yang semakin meningkat, begitu juga semangat dan kegigihan para mahasiswa peserta Shell Eco-marathon Asia. Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia adalah lokasi sempurna yang akan menjadi saksi lahirnya berbagai inovasi baru desain kendaraan," katanya, Selasa (12/2/2019).

Di SEM Asia, dalam kategori Shell Eco-marathon Mileage Challenge yang akan berlangsung pada tanggal 29 April hingga 2 Mei ini, akan ada lebih dari 100 tim dari seluruh kawasan di Asia dan Timur Tengah yang ikut berpartisipasi.

Mereka akan menguji mobil-mobil hemat energi rakitan mereka untuk menentukan siapa yang dapat menempuh jarak terjauh dengan konsumsi energi paling sedikit.

Pada tahun 2018 lalu, saat dihelat di Singapura, tim pemenang berhasil melaju sejauh 2.341 kilometer – setara dengan jarak Jakarta - Bangkok, Thailand hanya dengan menggunakan satu liter bahan bakar.

Selain itu, para tim mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk bertanding di ajang Shell Eco-marathon Driver’s World Championship.

Ajang yang pertama kali diperkenalkan di program Shell Eco-marathon 2016 ini menantang tim-tim UrbanConcept terbaik untuk memadukan tingkat efisiensi energi kendaraan mereka dengan kecepatan dan keahlian pengemudi di lintasan balap untuk menentukan siapa yang tercepat mencapai garis finish dengan konsumsi bahan bakar paling efisien.

Tim-tim pemenang akan berkesempatan bertanding di London melawan para tim dari kawasan Eropa dan Amerika.

Pada tahun 2018, Indonesia patut berbangga lantaran tim ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Indonesia berhasil menjadi pemenang Drivers’ World Championship.

Sukses ini menjadikan ITS Team 2 menjadi tim Asia kedua yang menjuarai ajang yang telah berlangsung selama tiga tahun tersebut.

Prestasi lain ditorehkan oleh tim Bumi Siliwangi 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Tim Bumi Siliwangi 4 berhasil menjadi tim dari Asia dan Indonesia pertama yang menjuarai Drivers’ World Championship 2016, dengan mengalahkan tim-tim dari Amerika dan Eropa.

"Kami menantikan kembali tahun yang menarik di ajang Shell Eco-marathon Asia," pungkasnya

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Kompetisi Mobil Hemat Energi, Shell Eco-Marathon Asia ke-10 Bakal Digelar di Malaysia

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved