Devil Island, Penjara Terkecil dan Terisolasi di Dunia, Ribuan Tahanan Pernah Jadi Korban

Devil Island, Penjara Terkecil dan Terisolasi di Dunia, Ribuan Tahanan Pernah Jadi Korban

Devil Island, Penjara Terkecil dan Terisolasi di Dunia, Ribuan Tahanan Pernah Jadi Korban
thevintagenews.com
Tempat terbengkalai di pulau Andaman 

Narapidana dimasukkan ke dalam sel yang penuh sesak, kebanyakan tidak lebih besar dari kamar mandi.

Isolasi di ruangan yang benar-benar gelap tanpa ada orang yang bisa diajak bicara selama berbulan-bulan adalah hukuman paling mengerikan.

Beberapa narapidana dimasukkan ke dalam lubang sedalam 12 x 12 kaki dengan jeruji di bagian atas dan harus menghadapi semua jenis cuaca.

Banyak tahanan menjadi gila karena pemukulan, baik oleh penjaga dan tahanan lainnya, kurungan isolasi, dan kurangnya makanan dan air.

Narapidana dibelenggu siang dan malam dan menjadi mangsa tikus, semut tentara, dan kelelawar vampir.

Para narapidana dipaksa untuk memanen kayu dari bawah air dan menderita kesulitan membangun jalan, bernama Route Zero, yang tidak pernah digunakan.

Seorang tahanan penjara di pelabuhan Toulon.
Seorang tahanan penjara di pelabuhan Toulon. (thevintagenews.com)

Sebuah Footage Drone Mengungkap Lebih dari 100 Ekor Paus Terjebak di Penjara Bawah Air Raksasa

Tahanan terkenal yang dipenjara di Devil Island termasuk Kapten Alfred Dreyfus, seorang perwira militer Prancis yang menghabiskan hampir lima tahun di pulau itu.

Dia dituduh memata-matai Jerman pada 1894 dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Setelah beberapa uji dilakukan, Dreyfus dibebaskan pada 1906, menurut History.com.

Alfred Dreyfus di kamarnya di Devil Island pada 1898.
Alfred Dreyfus di kamarnya di Devil Island pada 1898. (thevintagenews.com)

Seorang Pemburu Rusa Dijatuhi Hukuman Penjara dan Menonton Film Bambi

Terpidana Rene Belbenoit, yang menghabiskan enam tahun di pulau itu, melarikan diri dengan membantu sebuah perusahaan film.

Dia menghasilkan sekitar USD 100 dan menggunakannya untuk membawa kapal dagang China ke pulau itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved