Konsumsi Alpukat di Inggris Dibatasi Karena Alasan Lingkungan

Tak bisa dipungkiri, alpukat termasuk buah yang bercita rasa lezat dan bernutrisi tinggi.

Konsumsi Alpukat di Inggris Dibatasi Karena Alasan Lingkungan
realsimple.com
Ilustrasi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tak bisa dipungkiri, alpukat termasuk buah yang bercita rasa lezat dan bernutrisi tinggi.

Dalam buah alpukat terdapat kandungan vitamin C, E, K, asam folat, serta potasium.

Buah ini juga mengandung lemak sehat dan serat. Dalam 100 gram buah alpukat, terdapat sekitar 160 kalori dan dianggap sebagai sumber lemak yang sangat tinggi.

Faktanya, 77% kalori dari alpukat berasal dari lemak.

Namun tak banyak yang tahu, kandungan lemak tersebut menyehatkan untuk mengurangi peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Tak hanya itu, mengonsumsi alpukat adalah cara lezat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat.

Alpukat mengandung vitamin dan mineral, termasuk vitamin E, magnesium, vitamin C, folat, dan seng.

Selain itu, alpukat juga kaya akan sterol yaitu senyawa yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dengan menghalangi penyerapan ke dalam aliran darah.

Namun bagi penyuka Alpukat mungkin harus sedikit kecewa ketika berjalan-jalan ke Inggris. Pasalnya, sejumlah restoran di negeri Ratu Elizabeth itu mencoret alpukat dari daftar menunya.

Dilansir Reuters, Rabu (5/12/2018), alasan alpukat dihilangkan dari daftar menu terkait dengan permasalahan lingkungan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Tags
Inggris
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved