Melihat Machu Picchu, 'Kota Surga' dari Peradaban Kuno Inca di Peru, Amerika Selatan

Machu Picchu adalah sebuah kota tua di Peru, Amerika Selatan yang sering disebut sebagai kota surga atau kota cahaya.

Melihat Machu Picchu, 'Kota Surga' dari Peradaban Kuno Inca di Peru, Amerika Selatan
Instagram
Kolase foto kota Macchu Picchu dari akun @travelnaaa dan @nationaldestinations 

TRIBUNTRAVEL.COM - Machu Picchu adalah sebuah kota tua di Peru, Amerika Selatan yang sering disebut sebagai kota surga atau kota cahaya.

Terletak di Cusco, bagian dari Peru, Machu Picchu disebut kota surga karena kota tersebut ada di atas pegunungan dengan ketinggian 2450 meter di atas laut.

Machu Picchu dibangun sebagai tempat perlindungan pada masa peradaban Inca pada 1438 an 1472, satu abad sebelum Spanyol mengambil alih kekaisaran Inca.

Pada 1532 semua penduduk di Machu Picchu menghilang secara misterius, banyak sejarawan mengatakan hilangnya semua penduduk di Macchi Picchu terjadi sebelum Spanyol menaklukkan kekaisaran Inca.

Macchu Picchu
Macchu Picchu (Instagram/travelnaaa)

Jadi Magnet Wisata, Machu Picchu Sering Dikunjungi Turis Indonesia yang Liburan di Peru

Ada pula yang mengatakan sebagian besar penduduk Machu Picchu meninggal karena penyakit cacar yang melanda kota tersebut.

Macchu Picchu sering disebut juga "kota yang hilang dari Inca" bukan sebuah kota besar karena luas dan ukurannya yang kecil.

Kota tersebut memiliki sekitar 200 bangunan yang terdiri dari gudang, kuil, rumah dan gedung administrasi, sebagian besar bangunan kota Macchu Picchu dibangun dari blok batu.

Ada sekitar 1.200 orang tinggal di kota dan pinggiran kota, mereka semua menyembah Dewa Matahari Inca, sebagian besar mata pencaharian penduduk adalah petani yang menanam biji-bijian di sekitar rumahnya.

Macchu Picchu
Macchu Picchu (Instagram/tanyv35)

Tak Banyak Dikenal, 8 Situs Warisan Dunia UNESCO Ini Mampu Kalahkan Pesona Taj Mahal & Machu Picchu

Kota Macchi Picchu pernah menjadi kota terlupakan selama lebih 400 tahun, hingga akhirnya seorang arkeolog Amerika Hiram Bingham dan pengawal beserta anak lelaki menemukan kota tersebut pada 1911.

Pada awalnya mereka mengira telah menemukan reruntuhan kota legendaris Vilcabamba yang dicari oleh banyak orang Spanyol karena percaya banyak emas dari suku Inca yang dikuburkan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved