Satelit ESA Temukan Sisa Benua yang Hilang di Bawah Antartika, Atlantiskah?

Peneliti telah menemukan sisa-sisa benua kuno yang tersembunyi jauh di bawah es Antartika.

Satelit ESA Temukan Sisa Benua yang Hilang di Bawah Antartika, Atlantiskah?
nocookie.net
Atlantis 

TRIBUNTRAVEL.COM - Peneliti telah menemukan sisa-sisa benua kuno yang tersembunyi jauh di bawah es Antartika.

Benua itu ditemukan melalui satelit pemetaan gravitasi Badan Antariksa Eropa (ESA).

Melalui satelit tersebut, peneliti bisa mengintip apa saja yang ada di bawah es dan memetakan medan di bawahnya.

 ESA Satelit
ESA Satelit (spacenews.com)

Banyak Ditemukan di Indonesia, Ternyata 7 Makanan Ini Berasal dari Benua Amerika

Hasilnya yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports itu mengungkap bahwa ada bentang alam yang telah lama hilang dan berisi dengan kraton atau bagian stabil lempeng benua yang merupakan sia-sisa benua kuno.

Kraton merupakan bagian dari litosfer yang terdiri dari kerak dan mantel bagian atas.

Satelit pemetaan ESA dan satelit Ocean Circulation Explorer (GOCE) diluncurkan 2009 untuk mengukur tarikan gravitasi Bumi.

Kota yang Paling Banyak Dikunjungi Turis Dunia Ternyata Ada di Benua Asia

Namun, selama tahun terakhir operasinya, satelit tersebut diterbangkan pada ketinggian 254 kilometer saja.

Pada ketinggian tersebut, satelit itu bisa melakukan pengukuran yang sangat akurat terhadap gradien gravitasi lokal.

Dengan menggunakan data ini, tim mampu membuat gambar 3D dari potongan-potongan litosfer di bawah Antartika, termasuk kraton.

"Kraton merupakan bagian kuno litosfer dan membentuk inti tertua dari benua-benua. Memahami struktur dan keberadaan mereka menjadi jawaban kunci untuk mengungkap sejarah awal Bumi. Selain itu, juga untuk mempelajari evolusi Bumi yang menghubungkan dengan iklim dan masa depan planet ini," kata Jörg Ebbing dari Kiel University, Jerman seperti dikutip dari Newsweek, Rabu (7/11/2018).

Alasan Mengapa Pesawat Terbang Komersial Tidak Boleh Melintas di Atas Benua Antartika

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved