The Door to Hell, Kawah Api yang Tak Pernah Padam Selama Lebih dari 40 Tahun di Turkmenistan

Turkmenistan mempunyai kawah yang menyala dengan api dan tak pernah padam selama 40 tahun terakhir.

The Door to Hell, Kawah Api yang Tak Pernah Padam Selama Lebih dari 40 Tahun di Turkmenistan
Instagram.com

TRIBUNTRAVEL.COM - Turkmenistan mempunyai kawah yang menyala dengan api dan tak pernah padam selama 40 tahun terakhir.

Nyala api di gurun pasir yang bernama Davarza ini bukan karena aktivitas vulkanologi, namun karena gas yang berada di daerah tersebut.

Tidak diketahui pasti asal mula terjadinya kawah dengan api yang tidak pernah padam di Davarza pun tidak diketahui dengan jelas.

Konon kabarnya pada tahun 1971 sekolompok pakar geologi datang ke Karakum untuk mencari tambang gas.

Seteleh menemukan lokasi yang potensial, mereka pun memulai pengeboran.

Namun ternyata, lokasi tempat mereka melakukan pengeboran tepat di atas kantung gas, sehingga tanah pun runtuh dan mengubur seluruh peralatan yang ada.

Keruntuhan tersebut juga memicu reaksi dari batu-batu sedimen di sekitarnya sehingga menciptakan beberapa kalah salah satunya Kawah Davarza yang berdiameter 69 meter dengan kedalaman 30 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kawah tersebut mengeluarkan gas metana.

Walaupun tidak beracun, metana mengusik keberadaan oksigen sehingga membuat makhluk di sekitar kawah akan sulit bernapas dan mati.

Selai itu metana adalah zat yang sangat mudah terbakar dan bisa membuat ledakan yang hebat.

Oleh karena itu, para penelitipun memutuskan untuk menyalakan api di kawah supaya seluruh gas di area tersebut terbakar dan hilang dalam beberapa minggu.

Namun di luar perkiraan, api dalam kawah Davarza masih tetap menyala hingga sekarang.

Oleh karena nyala api yang terus menyala, penduduk setempat menamai tempat itu The Door to Hell.

Saat ini Davarza sudah menjadi salah satu lokasi wisata di Turkmenistan.

Hampir semua wisatawan yang datang menempatkan kunjungan ke pintu neraka sebagai prioritas karena tempat ini memang yang paling banyak dibicarakan oleh banyak orang ketika kita bertanya tentang Turkmenistan. (TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help