Tarik Turis Asia Tenggara dan Timur Tengah, Kamboja Kembangkan Wisata Halal

Pemerintah dan industri pariwisata di Kamboja juga mengembangkan wisata halal untuk menarik wisatawan dari negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Tarik Turis Asia Tenggara dan Timur Tengah, Kamboja Kembangkan Wisata Halal
wikimedia.org
Angkor Wat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah dan industri pariwisata di Kamboja juga mengembangkan wisata halal untuk menarik wisatawan dari negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Keterangan dari Kedutaan Besar Indonesia di Kamboja, Kamis (11/10/2018) menyebutkan sejumlah pemodal mengembangkan wisata halal di negara bekas jajahan Perancis itu.

Di negara terkenal dengan wisata kuil itu terdapat perkampungan Champa, kawasan permukiman berpenduduk Muslim.

21 Tempat Terbaik untuk Dijelajahi Tahun 2018 Menurut National Geograpic, Ada Kamboja hingga Maroko

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Indonesia di Phnom Penh, Avi Dewani Sari Harahap menyebutkan setiap perayaan Idul Adha, banyak wisatawan datang dari Malaysia dan Timur Tengah.

Phnom Penh
Phnom Penh (BBC)

"Banyak juga restoran mengembangkan wisata halal di sini," kata Avi.

Industri pariwisata di Kamboja menyumbangkan sekitar 30 persen pada PDB Kamboja serta menyerap sekitar 650.000 tenaga kerja.

Menurut laporan Kementerian Pariwisata Kamboja, selama 2017 sejumlah 5,6 juta wisatawan berkunjung ke Kamboja dengan penerimaan negara sebesar 3,63 miliar dollar AS (sekitar Rp 50 triliun lebih), meningkat 12,3 persen jika dibandingkan dengan pada 2016.

Dengan kecenderungan pertumbuhan pariwisata, Pemerintah Kamboja yakin dapat mendatangkan 7 juta wisatawan asing pada 2020.

Sementara itu, wisatawan keluar Kamboja pada 2017 tercatat 1,75 juta orang atau meningkat 22,2 persen dibanding 2016.

6 Hal yang Perlu Diperhatikan Turis saat Berlibur ke Kamboja, Amati Aturan Mengambil Foto

Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Indonesia di Phnom Penh, Made Santi Ratnasari menyebutkan bahwa dari jumlah wisatawan Kamboja tersebut, yang mengunjungi Indonesia baru sekitar 6.000 orang. 

"Sementara itu, jumlah wisatawan Indonesia mengunjungi Kamboja mencapai sekitar 40.000 orang," katanya.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kementerian Pariwisata, Masruroh menyebutkan perlu keseriusan semua pihak untuk menarik wisatawan dari Kamboja dan pengembangan wisata halal.

"Kita punya kemampuan besar dalam pengembangan wisata halal," kata Masruroh.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tarik Turis Asia dan Timteng, Kamboja Kembangkan Wisata Halal.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved