Museum di India Simpan Koleksi Ratusan Otak Manusia, Pengunjung Diizinkan untuk Mengangkatnya

National Institute of Mental Health and Neuro Sciences (Nimhans) memiliki museum yang menyimpan ratusan otak manusia di Bangalore, India.

Museum di India Simpan Koleksi Ratusan Otak Manusia, Pengunjung Diizinkan untuk Mengangkatnya
Nimhans via Daily Mail
Koleksi di Museum Otak di Bangalore, India 

Selain memamerkan koleksi otak, pihak museum bahkan mengizinkan pengunjung untuk menyentuh atau mengangkat sampel otak yang ada.

Para ilmuwan yang bekerja di National Institute of Mental Health and Neuro Sciences meneliti otak dan organ tubuh lainnya yang didapat dari mereka yang mendonorkan jasad kepada ilmu pengetahuan medis.

(Nimhans via Daily Mail)
(Nimhans via Daily Mail)

Para peneliti yang memandu tur wisata museum mendorong para pengunjung untuk memegang sampel atau koleksi otak itu untuk satu tujuan.

Yakni, sebagai upaya demistifikasi atau memberikan pengetahuan tentang otak yang lebih jelas dan mudah dipahami.

Dr. S.K Shankar, yang bekerja di institusi tersebut selama beberapa dekade mengatakan kepada Atlas Obscura, "Orang-orang mengira semua gangguan neurologis atau syaraf merupakan sesuatu yang berkaitan dengan arwah jahat."

"Kami ingin menghilangkan gagasan tersebut."

Laman situs museum ini mengatakan, kunjungan ke museum otak merupakan satu pengalaman yang harus dicoba setidaknya sekali seumur hidup.

Museum di National Institute of Mental Health and Neuro Sciences juga merupakan satu-satunya museum otak yang ada di India.

Namun, di dunia ini ada museum otak yang terletak di negara lain selain India.

Seperti, Santo Toribio de Mogrovejo Hospital di Lima, Peru.

Santo Toribio de Mogrovejo Hospital didirikan lebih dari tiga abad yang lalu.

Koleksinya meliputi 2.912 otak yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.

Hampir 300 di antaranya dipajang di ruang pameran.

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved