7 Faktor Alam yang Menyebabkan Indonesia Rawan Terjadi Gempa Bumi

Melihat riwayat terjadinya gempa bumi di Indonesia, kebanyakan disebabkan oleh faktor alam.

7 Faktor Alam yang Menyebabkan Indonesia Rawan Terjadi Gempa Bumi
naruedom/Thinkstock
Peta Indonesia 

Pergerakan lempeng mengakibatkan wilayah di Sumatera berguncang.

Selain itu, beberapa daerah di wilayah Indonesia bagian selatan juga mengalami gempa bumi, mulai dari yang bermagnitudo relatif kecil hingga yang terbesar.

5. Indonesia terletak di antara pertemuan dua lempeng benua besar dan patahan Semangko

Provinsi Sumatera Barat adalah berada di wilayah pertemuan dua lempeng benua besar (lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia) dan patahan Semangko.

Di dekat pertemuan lempeng ada pula sesar Mentawai.

Ketiganya adalah daerah seismik aktif.

Menurut catatan para ahli seismik, Sumatera Barat memiliki siklus gempa besar 200 tahun yang pada awal abad 21 telah memasuki periode siklus berulang.

6. Persebaran sesar-sesar aktif di seluruh Indonesia

Wilayah Indonesia berpotensi tinggi terjadi gempa bumi karena posisinya di pertemuan tiga lempeng utama dunia.

Yakni, Lempeng Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik.

Dari pertemuan ketiga lempeng ini, ada sekitar enam pertemuan lempeng aktif yang berpotensi memicu gempa bumi kuat.

7. Indonesia memiliki banyak gunung berapi

(wikimedia.org)

Indonesia berada di wilayah Sabuk Alpine.

Itulah alasan mengapa Indonesia memiliki banyak gunung berapi aktif maupun tidak aktif.

Sebuah gunung api yang masih aktif akan mengeluarkan magma dalam bentuk letusan.

Letusan bisa berupa letusan besar atau ringan.

Daerah di sekitar gunung berapi juga rentan terhadap gempa bumi.

Ketika gunung berapi meletus, daerah sekitarnya akan mengalami gempa bumi, tergantung pada besarnya letusan.

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved