7 Faktor Alam yang Menyebabkan Indonesia Rawan Terjadi Gempa Bumi

Melihat riwayat terjadinya gempa bumi di Indonesia, kebanyakan disebabkan oleh faktor alam.

7 Faktor Alam yang Menyebabkan Indonesia Rawan Terjadi Gempa Bumi
naruedom/Thinkstock
Peta Indonesia 

Lembaran bumi yang mengelilingi Indonesia adalah lempeng Pasifik, Eurasia, dan Indo-Australia.

Gempa bumi yang disebabkan oleh lempeng bumi terjadi jika lempeng ini bergeser, pecah, atau bahkan mencuat ke atas.

Selain gempa, adanya tumbukan lempeng juga bisa menyebabkan tsunami setelah gempa.

Contohnya adalah gempa dan tsunami tahun 2004 yang terjadi di Aceh.

Beberapa daerah di Indonesia yang rawan gempa dan tsunami meliputi Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, Bali, Jawa Timur bagian selatan, daerah Fak-Fak dan Yapen di wilayah Papua, dan masih banyak lagi.

4. Terletak di batas konvergen antara lempeng Sunda dan lempeng Indo-Australia

Gempa bumi biasa terjadi di Sumatera karena pulau ini berada di perbatasan konvergen di mana Lempeng Sunda berada di zona subduksi di bawah Lempeng Indo-Australia.

Lempeng ini bergerak miring dengan kecepatan 60 mm per tahun dan komponen di belahan kanannya didorong oleh sesar mendatar/lateral di Pulau Sumatra, terutama sesar besar Sumatera.

Pada 2 Juli 2013, gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Provinsi Aceh.

Gempa ini disebabkan oleh lempeng Sunda yang bersubduksi dengan lempeng Indo-Australia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help