Taman Indonesia Kaya, Objek Wisata Baru di Semarang yang Jadi Wadah Kreasi Seniman Lokal

Taman Indonesia Kaya adalah taman yang dahulu bernama Taman KB yang baru saja direnovasi menjadi lebih indah.

Taman Indonesia Kaya, Objek Wisata Baru di Semarang yang Jadi Wadah Kreasi Seniman Lokal
instagram.com/adiatmaja

TRIBUNTRAVEL.COM - Semarang kini mempunyai objek wisata baru.

Objek wisata ini bernama Taman Indonesia Kaya.

Adalah taman yang dahulu bernama Taman KB dan baru saja direnovasi.

Dilansir dari TribunJateng, taman yang terletak di jalan Menteri Supeno, Semarang, Jawa Tengah, baru saja diresmikan pada malam ini, Rabu (10/10/2018).

Proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya yang didanai oleh Corporate Social Responsibility (CSR) dari Djarum Foundation tersebut diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi).

Di taman itu, tersedia panggung untuk pertunjukan seni dan budaya khas Indonesia, pohon-pohon yang rindang dan lampu-lampu yang gemerlap.

Promo Oktober - Hotel Harris Sentraland Semarang Tawarkan Pizza Mulai dari Rp 45 Ribu

Selain itu, ada juga air mancur menari (dancing fountain) yang merupakan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Air mancur tersebut diberi lampu berwarna-warni sehingga dapat menambah kesan indah dari Taman Indonesia Kaya.

9 Penginapan Murah Semarang Dekat Tugu Muda dan Simpang Lima, Harga di Bawah Rp 130 Ribu

Taman Indonesia Kaya juga mempunyai panggung pertunjukkan yang bisa digunakan para seniman untuk menampilkan hasil karyanya.

“Mudah-mudahan taman ini dapat dimanfaatkan sebagai wadah kreasi bagi para seniman setiap Hari Minggu dan bisa dinikmati oleh masyarakat, bisa dipakai untuk selfie juga,” ujar Hendi.

Hendi juga mengatakan bahwa nantinya Taman Indonesia Kaya memiliki pertunjukan-pertunjukan yang diadakan setiap Minggu dan terbuka bagi siapapun yang akan mengadakan acara maupun sekedar menonton.

Masjid As Safinatun Najah, Masjid Unik di Semarang yang Terinspirasi dari Bahtera Nabi Nuh

Perihal perawatan taman, Hendi berharap bahwa nantinya akan ada konsistensi dari berbagai pihak agar taman tersebut tetap terawat dan terpelihara.

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help