Keju Tertua di Dunia yang Ditemukan di Makam Mesir Ternyata Berisi Bakteri Berbahaya Bagi Manusia

Keju berusia 3.200 tahun ditemukan di sebuah makam Mesir Kuno, tepatnya di samping makam pemimpin Kota Memphis, Ptahmes.

Keju Tertua di Dunia yang Ditemukan di Makam Mesir Ternyata Berisi Bakteri Berbahaya Bagi Manusia
University of Catania and Cairo University
Keju kuno di Makam Mesir 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Satu penemuan terbaru kembali terjadi di Mesir.

Keju berusia 3.200 tahun ditemukan di sebuah makam Mesir Kuno.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Gizmodo, penemuan itu kemungkinan adalah "residu arkeologis dari keju padat paling kuno yang pernah dicatat," menurut penelitian yang diterbitkan pekan ini oleh jurnal Analytical Chemistry.

Para peneliti mengungkapkan, keju itu berasal dari abad ke-13 SM.

Berupa zat padat berwarna keputihan, keju ini ditemukan dalam kendi.

Meskipun terpapar kondisi iklim padang pasir yang keras selama 30 abad, senyawa ini mempertahankan cukup kandungan kimianya yang asli.

Sehingga para ilmuwan dapat mempelajari asal mulanya.

Selain dapat melihat jenis susu hewan yang digunakan untuk memproduksi keju, para peneliti juga mendeteksi jejak bakteri berbahaya di dalamnya.

Makam yang berisi kendi keju ini pada awalnya sudah ditemukan pada 1885.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved