5 Objek Wisata Paling Terlarang di Dunia, Ada yang Dipenuhi Radiasi Berbahaya sampai 6 Juta Mayat

Setiap negara pasti memiliki lokasi-lokasi yang dilarang untuk dikunjungi oleh masyarakat umum karena adanya alasan-alasan tertentu.

5 Objek Wisata Paling Terlarang di Dunia, Ada yang Dipenuhi Radiasi Berbahaya sampai 6 Juta Mayat
travelversed.co
Terowongan Katakombe Paris 

TRIBUNTRAVEL.COM - Setiap negara pasti memiliki lokasi-lokasi yang dilarang untuk dikunjungi oleh masyarakat umum karena adanya alasan-alasan tertentu.

Bahkan, jika kamu mengunjungi tempat-tempat terlarang tersebut, bisa-bisa kalian pulang dengan keadaan nggak bernyawa loh sob, ngeri kan.

Wah, kira-kira tempat-tempat apa aja itu?

Bukan Sampah, Kota Mezen di Rusia Ini Justru Kumpulkan dan Daur Ulang Puing Roket

Langsung aja deh 5 tempat misterius yang dilarang untuk dikunjungi karena berbagai macam pertimbangan di dalamnya.

1. The Catacombs, Paris

(Catacombes de Paris - Paris.fr)

Terowongan rahasia di kota Paris ini diperkirakan berisi 6 juta mayat di dalamnya dan membentuk sebuah labirin dengan total panjang 170 mil atau sekitar 273 kilometer.

Alasan mengapa tempat ini dilarang untuk dikunjungi karena sudah hampir dipastikan kalau 99% orang yang masuk di dalam sana nggak akan bisa lagi keluar karena tersesat.

Jadi Atlet Tertua di Asian Games 2018, Pria Ini Ternyata Bos Djarum dan Orang Terkaya di Indonesia

2. Area 51, Amerika Serikat

Rumor-rumor beredar, Area 51 ini adalah lokasi tempat angkatan militer Amerika Serikat menguji alien dan UFO.
Rumor-rumor beredar, Area 51 ini adalah lokasi tempat angkatan militer Amerika Serikat menguji alien dan UFO. (thesun.co.uk)

Area 51 adalah daerah instalasi militer Amerika Serikat yang berada 100 mil sebelah utara Las Vegas, dan sering dikait-kaitkan dengan teori konspirasi mengenai UFO.

Area 51 sendiri sebenarnya dilarang dikunjungi karena daerah ini biasa digunakan sebagai wilayah pengujian bagi angkatan udara Amerika Serikat dan CIA karena lokasinya yang terpencil dan jauh dari masyarakat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help