Pisang Plenet, Camilan Legendaris Khas Semarang Sejak 1952 yang Siap Bikin Ketagihan

Selain lumpia semarang, Kota Semarang juga terkenal dengan pisang planet sebagai satu pilihan camilan.

Pisang Plenet, Camilan Legendaris Khas Semarang Sejak 1952 yang Siap Bikin Ketagihan
KOMPAS.COM/gaby bunga saputra
Pisang Plenet Mbah Toerdi dari Semarang hadir di Kampoeng Legenda, Mal Ciputra, Jakarta, Kamis (9/8/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selain lumpia semarang, Kota Semarang juga terkenal dengan pisang planet sebagai satu pilihan camilan.

Berbagai pedagang menjajakan camilan ini, namun yang paling legendaris adalah Pisang Plenet Mbah Toerdi yang ada sejak 1952.

Pembuat pertama adalah Javar, kemudian saat ini diteruskan oleh anaknya, Toerdi, 82 tahun bersama cucunya Triyono, 54 tahun.

Pisang Plenet Mbah Toerdi ini biasa dijajakan di Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah.

Namun, saat ini kamu tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati manisnya Pisang Plenet Mbah Toerdi, yang saat ini hadir di Kampoeng Legenda, Mal Ciputra, Jakarta.

Generasi ketiga Pisang Plenet Mbah Toerdi, Triyono, sedang membuat pisang plenet.
Generasi ketiga Pisang Plenet Mbah Toerdi, Triyono, sedang membuat pisang plenet. (KOMPAS.COM/gaby bunga saputra)

KompasTravel sempat bertemu dengan pemilik generasi ketiga, Triyono, di Kampoeng Legenda dan mencicipi pisang planet hasil racikan langsung sang pemilik.

“Kita sudah tiga generasi, dari nenek saya kemudian bapak saya, baru saya. Saat ini tinggal saya dan bapak yang meneruskan. Bapak saat ini masih jualan di Jalan Pemuda, Semarang,” ujar generasi ketiga Pisang Plenet Mbah Toerdi, saat ditemui di Kampoeng Legenda, Mal Ciputra, Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Seperti namanya, pisang plenet adalah pisang kepok yang dibakar, lalu dipenyet agar menjadi pipih dan diberi margarin.

Pisang akan ditumpuk sebanyak empat buah, kemudian diberikan berbagai topping di setiap tumpuknya sesuai keinginan pembeli.

Gerobak Pisang Plenet Mbah Toerdi dari Semarang di Kampoeng Legenda.
Gerobak Pisang Plenet Mbah Toerdi dari Semarang di Kampoeng Legenda. (KOMPAS.COM/gaby bunga saputra)

Pisang plenet hadir dengan berbagai topping seperti, cokelat, selai nanas, kacang, dan gula putih.

Di Semarang, pisang plenet diberi harga Rp 10.000, tapi khusus di Kampoeng Legenda Mal Ciputra, kamu bisa menikmati pisang plenet dengan harga Rp 17.000.

Kampoeng Legenda dihadirkan dalam rangka memperingati HUT ke-73 RI sekaligus melestarikan dan mengenalkan kuliner legendaris sebagai citra bangsa Indonesia kepada generasi milenial.

Lebih dari 70 kuliner legendaris dari berbagai daerah didatangkan di Kampoeng Legenda, Mal Ciputra.

Diantaranya, Asem-asem Koh Liem (1978) dari Semarang, Gudeg Yu Djum (1950) dari Yogyakarta, Nasi Jamblang Mang Dul (1970) dari Cirebon, Kupat Tahu Gempol (1965) dari Bandung, Sate Padang AjobRamon (1983) dari Padang, dan masih banyak lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pisang Plenet, Camilan Pinggir Jalan di Semarang".

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help