Liburan ke Jogja? Jangan Lupa Cicipi Sate Kere Legendaris yang Ada di Pasar Seni Gabusan Bantul

Asap putih tebal mengepul di salah satu sudut Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul, Senin (6/8/2018) malam saat acara Bantul Ekspo 2018 digelar.

Liburan ke Jogja? Jangan Lupa Cicipi Sate Kere Legendaris yang Ada di Pasar Seni Gabusan Bantul
TRIBUNJOGJA.com | Susilo Wahid
Sate koyor buatan Asih saat dijajakan di Bantul Ekspo di Pasar Seni Gabusan, Bantul, Senin (6/8/2018) malam. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Asap putih tebal mengepul di salah satu sudut Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul, Senin (6/8/2018) malam saat acara Bantul Ekspo 2018 digelar.

Uniknya, banyak orang justru berkerumun di tengah-tengah kepulan asap itu. Yang pasti, bukan asap sisa pembakaran sampah yang menyesakkan dada karena Aroma asap itu berbau sedap.

Asap itu berasal dari sate yang sedang dibakar oleh Mujari.

Bersama kakak sepupunya, Asih Sri Maryani, malam itu keduanya berjualan sate di Bantul Ekspo.

“Saya tidak pernah absen jualan sate selama Bantul Ekspo, sejak digelar di Lapangan Paseban, Dwi Windu sampai sekarang di PSG,” kata Asih.

Hanya memakai meja dan kursi sederhana, keduanya tampak terampil melayani pembeli.

Asih bertugas melayani pembeli dengan membungkus sate atau lotek dan gado-gado yang juga ia jual.

Sementara Mujari, bertugas membakar sate tusuk demi tusuk di atas tempat pembakaran.

Harganya cukup ekonomis, yaitu Rp 2500 per tusuk.

Terdiri dari empat sampai lima potong daging gajih yang berukuran cukup besar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help