Breaking News:

Bisa Bikin Delay, Ini 8 Peristiwa Binatang Liar Melintas di Landasan Pacu Bandara

Landasan pacu merupakan satu bagian yang vital di bandara. Sehingga. sebisa mungkin area ini harus steril tanpa apapun yang menerabas.

perpetualtravelleroverseas.com
Ilustrasi landasan pacu (runway) 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Landasan pacu (runway) merupakan satu bagian yang vital di bandara.

Oleh karenanya, sebisa mungkin area ini harus steril tanpa apapun yang menerabas.

Namun, terkadang landasan pacu juga menjadi area perlintasan binatang liar.

Mulai dari rusa hingga anjing laut.

Hal ini bahkan bisa menyebabkan penerbangan delay.

Ada beberapa kasus binatang melintas di landasan pacu, seperti yang dikutip TribunTravel.com dari laman Daily Mail berikut.

1. Aligator

(Facebook/Anthony Velardi via Daily Mail)

Seekor aligator melintasi landasan pacu Orlando International Airport untuk menuju sebuah kolam awal tahun ini.

Hal ini menyebabkan penerbangan Spirit Airlines ditunda selama lima menit.

2 dari 4 halaman

Seorang penumpang mengatakan, sebuah truk milik bandara tiba di kolam untuk memastikan aligator tersebut tidak kembali ke landasan pacu.

Di area kolam seluas 13.000 hektar milik bandara Orlando International Airport, terdapat sekitar 230 ekor aligator yang tinggal di dalamnya.

2. Kura-kura

(Port Authority via Daily Mail)
(Port Authority via Daily Mail)
(Port Authority via Daily Mail)

Pada Juli lalu, landasan pacu di bandara John F. Kennedy, Amerika Serikat kedatangan 'tamu'.

Sekitar 40 ekor kura-kura berkeluyuran di area yang terlalu dekat dengan landasan pacu.

Akibatnya, pihak Port Authority harus memindahkan kura-kura berjenis 'diamondback terrapin' tersebut ke area yang lebih aman.

Port Authority juga sebenarnya telah memasang semacam silinder plastik yang berfungsi sebagai pembatas.

Pembatas ini berhasil mengurangi 50 persen angka kasus kura-kura melintas di landasan udara.

Namun, air pasang menenggelamkan pembatas ini, sehingga kura-kura masih bisa melintas ke mana saja.

3. Bangkai ikan paus.

3 dari 4 halaman

Pada Januari 2017, pasukan Army Corps of Engineers harus dipanggil di La Guardia Airport di New York, Amerika Serikat ketika bangkai ikan paus sepanjang 15 kaki terdampar di dekat ujung landasan pacu.

4. Anjing laut

(Scott Babcock via Daily Mail)

Di Utqiagvik, kota paling utara di Alaska, otoritas bandara dihadapkan dengan anjing laut berukuran besar.

Anjing laut ini membuat pesawat kesulitan tinggal landas karena ia berada tepat di landasan pacu.

Lalu lintas udara pun terpaksa ditunda saat petugas pengendali binatang liar datang untuk memindahkan si anjing laut pada Oktober 2017 lalu.

5. Rusa

Sementara di tempat lain di Alaska, ahli biologi dan teknisi satwa liar seringkali didatangkan ke bandara untuk memindahkan sejenis bison bernama muskox, rusa karibu dan moose yang berkeliaran di lapangan terbang.

Sementara di Jackson Hole Airport, yang terletak di kawasan Grand Teton National Park di Wyoming, Amerika Serikat ada rusa liar yang kerap berkeliaran di sekitar hub landasan pacu.

6. Kelinci

Di Linate Airport di Milan, Italia ada para sukarelawan yang dipekerjakan di lapangan bandara untuk meniup peluit dan melambaikan tangan untuk mencegah datangnya kelinci liar.

4 dari 4 halaman

Kelinci pertama kali diketahui telah tidak sengaja merusak sistem radar di bandara Italia pada Juni 2007.

Ternyata, kelinci liar juga suka berkeliaran ke lapangan terbang sejak itu.

7. Rubah

(Cavendish Press via Daily Mail)

Di Manchester Airport, Inggris petugas satwa liar harus siap untuk berjaga-jaga agar rubah liar menjauh dari landasan pacu.

Pada 2012, seekor rubah hampir-hampir tertabrak pesawat kargo Boeing 757 setelah berlari ke landasan pacu saat pesawat meluncur.

Sementara awal tahun ini, satu rubah juga terlihat melesat di landasan sebelum akhirnya dikejar oleh pihak keamanan - yang menyebabkan operasional bandara berhenti sejenak.

8. Kanguru

Dan di bandara-bandara terpencil di Australia, menjauhkan kanguru dari landasan pacu adalah tugas yang cukup sulit.

Belum lama ini, sebuah penerbangan yang membawa hampir tiga lusin penumpang harus dibatalkan setelah menabrak seekor kanguru liar.

Padahal, pesawat itu tengah bersiap-siap untuk lepas landas di bandara Mildura di Australia bagian tenggara.

Pesawat Rex Airlines saat itu berada di tahap awal lepas landas, di negara bagian Victoria, ketika tabrakan dengan kanguru ini terjadi dalam keadaan gelap.

Seorang juru bicara untuk maskapai penerbangan regional yang berbasis di New Mascot, New South Wales ini mengatakan, kanguru itu tertabrak oleh baling-baling kanan pesawat. (*)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
TribunTravel.comAmerika SerikatNew York Quincy Jones Pager (Beeper) Brittney Griner
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved