Gempa Lombok

Beredar Pesan Akan Adanya Gempa Susulan 5,2 SR di Lombok, BMKG Pastikan Itu Hoax

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Beredar Pesan Akan Adanya Gempa Susulan 5,2 SR di Lombok, BMKG Pastikan Itu Hoax
INSTAGRAM/@infobmkg
Pesan berantai akan adanya gempa susulan yang terjadi di Lombok, Minggu (29/7/2018) ini ternyata HOAX. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sri Juliati

TRIBUNTRAVEL.COM - Gempa bumi dengan skala 6,2 SR mengguncang wilayah Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu pukul 06.47 Wita atau 05.47 WIB.

Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT.

Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan mekanisme sumbernya, maka gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan, gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, menerima laporan sementara korban meninggal dunia akibat gempa bumi bertambah menjadi lima orang.

"Laporan sementara yang kami terima korban meninggal dunia lima orang."

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Sri Juliati
Editor: Sri Juliati
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help