Lebaran 2018

Khusus Lebaran, Lion, Batik, dan Wings Air Siapkan 20.330 Kursi Penerbangan Tambahan

Lion Air, Batik Air, dan Wings Air mempersiapkan 20.330 kursi penerbangan tambahan selama masa angkutan Lebaran 2018 khusus untuk layanan domestik.

Khusus Lebaran, Lion, Batik, dan Wings Air Siapkan 20.330 Kursi Penerbangan Tambahan
KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA
Pesawat Lion Air di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/7/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Lion Air, Batik Air, dan Wings Air mempersiapkan 20.330 kursi penerbangan tambahan selama masa angkutan Lebaran 2018 khusus untuk layanan domestik.

Dikutip dari siaran tertulisnya Jumat (7/6/2018), Lion Air Group akan mengoperasikan penerbangan tambahan (extra flight) yang efektif mulai 6 hingga 30 Juni 2018.

Periode tersebut dinilai sebagai puncak arus mudik dan arus balik menggunakan pesawat.

Lion Air Group memprediksi kenaikan permintaan jasa angkutan udara tahun ini naik setara dengan 10-15 persen dari total kapasitas operasional regular maskapai.

Lion Air menggunakan 62 penerbangan di musim Lebaran, atau setara 11.718 kursi penerbangan.

Batik Air menggunakan 35 penerbangan, setara 6.020 kursi.

Sedangkan Wings Air menggunakan 36 penerbangan di musim Lebaran, setara 2.592 kursi.

Dalam mendukung kesiapan arus mudik dan arus balik tahun ini, Lion Air Group yang diwakili oleh Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Managing Director of Lion Air Group pada Minggu (3/6/2018) di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta telah melakukan pengecekan (ramp check) bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan.

Pengecekan tersebut meliputi kelayakan pesawat, kesiapan pilot dengan jam istirahat cukup, serta awak kabin dan ground handling yang tetap menjalankan standar prosedur operasi secara tepat.

"Lion Air Group dinyatakan siap dengan performa bagus yang memenuhi kualifikasi pelayanan penerbangan," kata President and CEO Lion Air Group, Edward Sirait, dalam siaran pers tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help