Senjata Pembunuhan sampai Topeng Kematian, Intip Sekilas Isi Pameran 'Aneh' Black Museum di London

Museum ini dikenal akan kejahatan dan kematian. Bagian dalamnya berisi hal-hal berkaitan dengan kejahatan.

Senjata Pembunuhan sampai Topeng Kematian, Intip Sekilas Isi Pameran 'Aneh' Black Museum di London
dailymail.co.uk
Satu senjata pembunuh dan kisah di dalamnya 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Saat kamu memasuki museum yang ada di London, Inggris ini kamu akan merasakan sesuatu yang tak biasa.

Bukan barang sejarah dari peradapan prasejarah atau penemuan dari masa lalu, melainkan peralatan kejahatan lengkap dengan sejarah gelapnya.

Dilansir TribunTravel.com dari laman the-line-up.com, nama tempat itu adalah Black Museum Scotland Yard.

Pameran ini merinci sejarah senjata, mulai dari persenjataan kuno hingga senapan modern dan berkekuatan tinggi serta senjata tangan.
Pameran ini merinci sejarah senjata, mulai dari persenjataan kuno hingga senapan modern dan berkekuatan tinggi serta senjata tangan. (dailymail.co.uk)

Museum ini dipenuhi dengan senjata pembunuh, alat eksekusi, dan topeng kematian para penjahat yang digantung di Penjara Newgate.

Secara resmi hanya dikenal sebagai Museum Kejahatan ,Black Museum resmi dibuka berkat Undang-undang Properti Tahanan 1869, yang memungkinkan Scotland Yard untuk merebut dan menjaga barang-barang tertentu dari tahanan untuk membantu petugas dalam studi mereka tentang kejahatan dan kriminologi.

Awalnya disebut Central Prisoners Property Store, dimulai oleh Inspektur Neame pada 25 April 1874, meskipun tidak ada museum resmi yang dibuka hingga sekitar 1875.

Seorang Polisi Metropolitan ingin poster untuk Harvey Crippen dan kaki tangannya Ethel Neve, bersama dengan sekop yang dikatakan telah digunakan dalam pembunuhan istri Crippen, Cora pada tahun 1910, merupakan bagian dari benda-benda mengerikan yang dipajang.
Seorang Polisi Metropolitan ingin poster untuk Harvey Crippen dan kaki tangannya Ethel Neve, bersama dengan sekop yang dikatakan telah digunakan dalam pembunuhan istri Crippen, Cora pada tahun 1910, merupakan bagian dari benda-benda mengerikan yang dipajang. (dailymail.co.uk)

Sobriquet tidak resmi ini diciptakan pada 1877, ketika seorang reporter dari The Observer menyebutnya Black Museum setelah ditolak diterima oleh Inspektur Neame, yang, bersama dengan PC Randall, telah diberikan penunjukan permanen sebagai pengurus museum.

Terlepas dari namanya, museum ini tidak pernah dibuka untuk umum, alih-alih digunakan secara eksklusif sebagai alat pelatihan untuk petugas polisi.

Dari lokasi awalnya yang sederhana di belakang Kantor Komisaris di No. 4, Whitehall Place, Museum Kejahatan berpindah-pindah selama bertahun-tahun.

Metropolitan Police 'Murder Bag' dari akhir 1940-an hingga 50-an, yang berisi semua kebutuhan forensik perwira polisi, termasuk gunting, kaca pembesar, label, stoples kaca dan kontainer.
Metropolitan Police 'Murder Bag' dari akhir 1940-an hingga 50-an, yang berisi semua kebutuhan forensik perwira polisi, termasuk gunting, kaca pembesar, label, stoples kaca dan kontainer. (dailymail.co.uk)
Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved