Terpilih Jadi Pulau Terindah Versi Majalah Jerman, tapi Akses Jaringan Telekomunikasi Masih Sulit

Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi satu di antara 33 pulau terindah versi Majalah Focus, Jerman.

Terpilih Jadi Pulau Terindah Versi Majalah Jerman, tapi Akses Jaringan Telekomunikasi Masih Sulit
Dok. Scott Dunn
Nihi Sumba atau Nihiwatu. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih menjadi satu di antara 33 pulau terindah versi Majalah Focus, Jerman.

Namun hingga saat ini, sejumlah lokasi pariwisata terkenal masih kesulitan akses infrastruktur jalan, air, dan telekomunikasi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengaku mengalaminya sendiri saat mengikuti kegiatan wisuda di Sumba Hospitality Foundation (Sekolah Pariwisata bertaraf internasional) dan juga saat menginap di Hotel Mario di pinggir Pantai Mananga Aba, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (26/5/2018).

"Kita mengharapkan destinasi pariwisata di seluruh NTT khususnya di Sumba tidak hanya infrastruktur pariwisata seperti hotel dan restoran memadai, tapi juga yang paling utama adalah sarana komunikasi," kata Marius, Sabtu malam.

"Karena bagi wisatawan domestik dan internasional, kebutuhan terhadap teknologi komunikasi sangat penting sehingga kebutuhan akan akses internet seperti media sosial, Youtube, Facebook, Twiter dan Instagram menjadi prioritas utama," sambungnya.

Marius berharap, Kementerian Informasi dan Komunikasi mengintervensi kebutuhan di destinasi pariwisata di NTT khususnya di Sumba karena Sumba menjadi brand internasional setelah Hotel Nihiwatu Sumba dinobatkan sebagai hotel terbaik di dunia.

"Sumba terpilih sebagai "the most beatiful island in the world" oleh Majalah Focus, Jerman. Wisatawan internasional pun selalu mencari dan terus mencari di mana letak pulau Sumba, sehingga itu membutuhkan alat komunikasi yang representatif," jelasnya.

Ia mencontohkan, saat menginap di Hotel Mario di Pantai Kita Mananga Aba, sangat sulit untuk berkomunikasi, apalagi mengakses Internet.

Padahal kata dia, setiap hari, pantai itu sangat ramai dikunjungi oleh ratusan wisatawan domestik dan internasional.

"Kita berharap Kementerian Informasi dan Komunikasi segera mengadakan BTS di wilayah obyek wisata di Sumba Barat Daya ini," katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help