Ada Penumpang Ngaku Bawa Bom, Lion Air Turunkan Semua Penumpang di Pekanbaru

Entah apa yang di pikiran laki-laki berinisial (DB) saat berada di dalam penerbangan Lion Air.

Ada Penumpang Ngaku Bawa Bom, Lion Air Turunkan Semua Penumpang di Pekanbaru
TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Pesawat Lion Air di Bandara Juanda hendak menuju Bandara Lombok 

TRIBUNTRAVEL.COM - Entah apa yang di pikiran laki-laki berinisial (DB) saat berada di dalam penerbangan Lion Air.

DB mengaku kepada seorang awak kabin sebagai seorang teroris dan membawa bom dalam tas!

Alhasil, penerbangan maskapai Lion Air nomor JT 291 rute Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau tujuan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) tersebut gempar.

"Dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures)," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Kamis (17/5/2018).

Seluruh 200 penumpang dewasa, barang bawaan dan kargo, harus kembali ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening).

Atas kerjasama yang baik di antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/Avsec), maka proses pemeriksaan diselesaikan secara eliti, tepat dan benar.

"Hasilnya adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat berpotensi mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan," tambahnya.

Sesuai prosedur atas sikap penumpang itu, Lion Air menurunkan (offload) DB berikut bagasi dan barang bawaannya.

Lion Air telah menyerahkan DB ke Avsec airlines, Avsec Angkasa Pura II cabang Pekanbaru, otoritas bandar udara serta pihak berwenang untuk dilakukan proses penanganan lebih lanjut.

Lion Air JT 291 telah diberangkatkan dengan jadwal terbaru pukul 15.54 WIB dari jadwal penerbangan semula pukul 13.35 WIB.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help