Kirim Motor ke Kampung Halaman via Kereta Api? Hindari Isi Bensin hingga Full Biar Ga Rugi

Mengirim sepeda motor melalui jasa ekspedisi, merupakan pilihan tepat bagi mereka yang tidak mau mengendarai tunggangan di musim mudik.

Kirim Motor ke Kampung Halaman via Kereta Api? Hindari Isi Bensin hingga Full Biar Ga Rugi
Otomania/Setyo Adi
Jasa pengiriman sepeda motor selama musim Lebaran 

TRIBUNTRAVEL.COM - Mengirim sepeda motor melalui jasa ekspedisi, merupakan pilihan tepat bagi mereka yang tidak mau mengendarai tunggangan di musim mudik.

Satu jasa ekspedisi yang bisa dipilih yakni kereta api.

Sistemnya sama dengan mengirim barang lain pada umumnya.

Cukup memesan, lengkapi persyaratan, bayar, dan motor pun siap diantar ke tujuan.

Namun, ada satu hal yang harus ditaati, petugas biasanya melakukan pengosongan tangki bensin.

Apa pasal?

Raehan, pegawai PT Kereta Api Logistik (KALOG) Stasiun Senen menjelaskan, mengosongkan tangki sebelum mengirim motor tujuannya untuk mencegah terjadinya kebakaran.

“Itu sudah aturan yang harus diterapkan, supaya tidak terjadi kebakaran,” ujar Raehan, Selasa (14/5/2018).

Cerita Raehan, soalnya beberapa tahun lalu pernah terjadi motor terbakar.

“Kondisi bensin yang penuh kan akan tergoncang-goncang lalu menguap, hawa panas di dalam kereta kan panas, timbullah api,” bebernya.

Maka dari itu sebaiknya saat mengirim motor tidak melakukan pengisian bahan bakar sampai full.

“Kalau full pasti kita akan kuras, walaupun tidak sampai kosong sih,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di gridoto.id dengan judul Biar Enggak Rugi, Jangan Isi Bensin Penuh Saat Kirim Motor Pakai Kereta Api

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help