Dear Pendaki, Kenali Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung! Jangan Sampai Salah Penanganan

Banyaknya kejadian hipotermia seolah tidak dijadikan pelajaran bagi para pendaki gunung. Para pendaki kerap salah mengidentifikasi gejala hipotermia.

Dear Pendaki, Kenali Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung! Jangan Sampai Salah Penanganan
TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Pendaki melakukan pendakian menuju puncak Gunung Merbabu, beberapa waktu lalu. 

Ia mengatakan, hipotermia terbagi ke dalam beberapa fase atau stadium.

Gejalanya mulai dari pusing, menggigil, hingga halusinasi seperti kesurupan.

Meski berawal dari gejala ringan, penyakit ini banyak menyebabkan kematian.

Simak gejalanya berikut ini.

Stadium Ringan

Terjadi penyempitan pembuluh darah pada permukaan kulit pendaki.

Ia akan merasa kedinginan dengan merinding hebat beberapa kali, kemudian semakin sering.

“Mulai terasa pusing di awal, ini juga gejala hipotermia,” ujar pria “kepala lima” yang kerap dipanggil Kang Bongkeng oleh para pendaki.

Stadium Sedang

Setelah mengalami gejala stadium ringan, pendaki akan mulai sulit melakukan gerak tubuh, yang rumit seperti mencengkeram, atau memanjat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help