Dear Pendaki, Kenali Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung! Jangan Sampai Salah Penanganan

Banyaknya kejadian hipotermia seolah tidak dijadikan pelajaran bagi para pendaki gunung. Para pendaki kerap salah mengidentifikasi gejala hipotermia.

Dear Pendaki, Kenali Gejala Hipotermia Saat Mendaki Gunung! Jangan Sampai Salah Penanganan
TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Pendaki melakukan pendakian menuju puncak Gunung Merbabu, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Lagi, kejadian hipotermia nyaris merenggut nyawa pendaki.

Banyaknya kejadian hipotermia seolah tidak dijadikan pelajaran bagi para pendaki gunung.

Para pendaki kerap salah mengidentifikasi gejala hipotermia, yang berakibat kesalahan pada penanganannya.

Dikutip dari buku Mountaineering-The Freedom of the Hills karangan Edelstein, Li, Silverberg, dan Decker (2009), hipotermia adalah suatu kondisi ketika mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin.

Biasanya, suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 °C (95°F).

Tubuh manusia mampu mengatur suhu pada zona termonetral, yaitu antara 36,5-37,5 °C.

Pada suhu ini, mekanisme kompensasi fisiologis tubuh gagal untuk menjaga panas tubuh (Fauci, 2008).

Dalam buku yang mahsyur di kalangan pendaki tersebut, hipotermia masuk dalam kategori exposure, yaitu kelelahan fisik yang disebabkan oleh keadaan alam atau lingkungan.

Jalur pendakian dari Pos 2 Dewandaru menuju Pos 3 Watu Wayang Gunung Andong dari basecamp Taruna Jaya Giri via Dusun Sawit, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang.
Jalur pendakian dari Pos 2 Dewandaru menuju Pos 3 Watu Wayang Gunung Andong dari basecamp Taruna Jaya Giri via Dusun Sawit, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. (TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI)

Anggota Senior Mountaineering Wanadri, Djukardi ‘Adriana’ Bongkeng, mengatakan selain karena minimnya perencanaan dan persiapan pendakian, banyak pendaki pemula minim pengetahuan terkait hal-hal non teknis seperti hipotermia.

“Hipotermia biasa terjadi pada keadaan basah dan berangin di tempat yang dingin, medan yang ditempuh tidak terlalu menentukan, justru persiapan kita yang menentukan,” tutur Djukardi ‘Adriana’ Bongkeng, saat dihubungi KompasTravel, Selasa (16/5/2018).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help