Tak Seindah Dongeng Disney, Sindrom 'Sleeping Beauty' Justru Buat Penderita Seolah-olah Meninggal

Pernah dengan sindrom sleeping beauty? Sekilas namanya cukup cantik dan mengingatkan kita pada cerita Disney.

Tak Seindah Dongeng Disney, Sindrom 'Sleeping Beauty' Justru Buat Penderita Seolah-olah Meninggal
NPR
Sindrom Sleeping Beauty 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Pernah dengan sindrom sleeping beauty?

Sekilas namanya cukup cantik dan mengingatkan kita pada cerita Disney.

Meski julukan sindrom ini cukup lucu, namun penderitaan yang harus dihadapi penderitanya tak main-main.

Bagaimana tidak , mereka akan tidur selama berhari-hari bahkan bertahun-tahun tanpa terbangun sama sekali.

Anehnya sindrom ini hanya terjadi di Swedia.

Dilansir TribunTravel.com dari laman boldsky.com, dilaporkan ratusan anak-anak menderita kondisi ini, yang juga dikenal sebagai "Sindrom Pengunduran Diri".

Sindrom Sleeping beauty
Sindrom Sleeping beauty (motherhoodmadeclassy.com)

Anak-anak yang menderita kondisi ini mulai berdatangan di rumah sakit pada awal 2000 dan pada 2005, dan lebih dari 400 anak-anak, yang berusia antara 8 sampai 15 tahun, telah didiagnosis dengan kondisi yang tidak biasa ini.

Anak-anak terjun ke keadaan koma yang mendalam, di mana mereka melayang di perbatasan hidup dan mati.

Mereka tidak makan, berbicara atau bahkan membuka mata mereka.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About us
Help